Peristiwa

Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Kapolres Pamekasan Pimpin Operasi Yustisi

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar memimpin langsung giat Operasi Yustisi guna menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam rangka mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019.

Giat tersebut digelar di sisi timur area Monumen Arek Lancor, Sabtu (12/12/2020). Dilakukan bersama dengan sejumlah personil dari berbagai instansi di Pamekasan, meliputi Kodim 0826, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta sejumlah instansi lainnya.

“Giat ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr Nico Afinta yang disampaikan dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu. Di mana seluruh Polres jajaran diinstruksikan untuk melakukan upaya pengendalian Covid-19,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan operasi yustisi dilakukakan sebagai upaya eduksi, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat agar selalu waspada atas wabah Covid-19. “Melalui operasi ini kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu waspada, serta disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

“Disipilin ini di antaranya dengan selalu mengikuti ‘pesan ibu’ dengan menerapkan 3M, rajin cuci tangan, selalu menggunakan masker dan menjaga jarak. Tujuannya satu, yaitu mencegah sekaligus memutus rantai penyebaran pandemi ini,” tegasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga meyakini dengan sikap disiplin tinggi, pandemi yang berasal dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok, dapat segera berakhir. Khususnya di wilayah hukum instansi yang dipimpinnya. “Mari kita selalu waspada, sekaligus disiplin menerapkan protokol kesehatan demi keamanan dan keselamatan bersama,” ajaknya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanagnan Covid-19 Pamekasan, Jum’at (11/12/2020) kemarin. Terdata sebanyak 531 orang dinyatakan positif. Meliputi sebanyak 123 orang dalam tahap isolasi, 45 orang meninggal dunia, serta sebanyak 363 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara status suspect terdata sebanyak 1034 orang, meliputi sebanyak 39 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 67 orang meninggal dunia, serta sebanyak 928 orang lainnya dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar