Peristiwa

Kapolres Pamekasan Minta Nahdliyin Bersabar

Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar meminta warga Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah hukum instansi yang dipimpinnya, agar bersabar menunggu hasil proses pengungkapan kasus ujaran kebencian yang menimpa KH Taufik Hasyim.

Hal tersebut disampaikan saat orang nomor satu di lingkungan korp baju cokelat, menemui massa Nahdliyin yang berunjukrasa ke Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Jum’at (9/10/2020). Sekaligus merespon tuntutan massa untuk mengungkap sekaligus menangkap pemilik akun media sosial Mohammad Izzul.

Bahkan pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Polda Jawa Timur, khususnya untuk segera mengungkap fakta tentang pemilik akun medsos atas nama Mohammad Izzul yang dinilai melecehkan Ketua PCNU Pamekasan.

“Saat ini kami sudah membentuk tim dan telah melakukan langkah-langkah dalam rangka mengungkap dan menangkap pemilik akun ini. Tapi karena keterbatasan teknologi, maka kami berkoordinasi dengan Polda Jatim,” kata AKBP Apip Ginanjar.

Nahdliyin Pamekasan saat berunjukrasa ke Mapolres Pamekasan, dalam rangka mendesak polisi agar segera mengungkap dan menangkap pemilik akun medsos Mohammad Izzul, Jum’at (9/10/2020).

Selain itu pihaknya menyampaikan bahwa kasus ujaran kebencian di medos tersebut, sudah ditangani Polda Jatim. Sekaligus meminta agar massa nahdliyin bersabar menunggu proses lebih lanjut. “Jadi dalam persoalan ini, kami juga sangat berharap agar kasus ini segara terungkap,” ungkapnya.

“Bahkan dalam upaya mengungkap kasus ini, kami tidak main-main dan akan kita lakukan sesuai dengan prosedur dan tentunya kehati-hatian. Tetapi jika nanti terungkap dan terbukti melakukan tindak ujaran kebencian, maka kita akan segera menangkap pemilik akun,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pamekasan juga ditemani oleh Kasat Reskrim Polres Pamekasan, Adhi Putranto Utomo yang juga menjelaskan secara detail seputar proses pengungkapan pemilik akun yang memancing amarah Nahdliyin Pamekasan.

Seperti diketahui, pemilik akun atas nama Muhammad Izzul memposting ujaran kebencian dan fitnah terhadap Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim dengan memuat sebuah link berita dengan membumbuhi keterangan “simpatisan PKI sejak dulu”.

Hanya saja postingan tersebut sudah dihapus dari akun yang bersangkutan. Sekalipun kembali diposting oleh salah satu pengguna akun lain yang disinyalir sebagai bukti berupa screen shot di dinding akun facebook Muhammad Izzul. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar