Peristiwa

Kapolres Bojonegoro: Kami Akan Tindak Tegas Pelaku Konvoi 

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan akan menindak tegas anggota perguruan silat yang melakukan konvoi kendaraan bermotor. Hal itu menindaklanjuti adanya kerusuhan yang terjadi di Kecamatan Sumberejo, kemarin malam.

“Sekarang sudah ada 26 kendaraan sepeda motor yang diamankan dan satu kendaraan truk. Kendaraan tersebut digunakan oknum anggota perguruan saat konvoi,” ujar Kapolres, Senin (16/12/2019).

Adanya tindak konvoi tersebut, karena sering memicu kerusuhan. Dalam peristiwa kerusuhan antarperguruan silat kemarin, sedikitnya polisi mengamankan 88 orang. Mereka masih diperiksa sebagai saksi. Selain itu juga beberapa senjata tajam. “Belum mengarah ke tersangka, masih diperiksa sebagai saksi,” lanjutnya.

Kerusuhan tersebut diduga dipicu adanya pelemparan batu yang dilakukan pelaku yang melakukan konvoi di jalan Bojonegoro – Babat tepatnya di Kecamatan Balen. Oknum perguruan silat itu melempari warga yang berada di warung. Meski, sebelumnya, kerusuhan antar perguruan silat itu sudah terjadi di Kabupaten Nganjuk dan Jombang.

“Hari ini rencananya akan ada pengumpulan dari masing-masing perguruan silat. Kasus serupa sebelumnya juga terjadi di Nganjuk dan Madiun,” ungkapnya.

Akibat kerusuhan itu, Kapolres Bojonegoro juga menyebut ada satu anggota yang mengalami luka-luka saat melakukan tugas pengamanan. “Tersangka masih kita cari pelaku kekerasan kepada satu anggota dan juga satu korban, lainnya” pungkasnya. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar