Peristiwa

Kapal Basarnas Bocor, Pencarian Korban Bocah Hanyut di Pantai Alas Purwo Tertunda

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pencarian korban bocah hanyut di Pantai Trianggulasi kawasan Taman Nasional Alas Purwo sempat dilakukan oleh Tim Basarnas Banyuwangi. Namun, personel menemui kendala karena kapal karet yang digunakan untuk penyisiran terjadi kebocoran.

“Tadi sempat ke tengah tapi air masuk ke lambung kapal karet sehingga kita kembali ke pantai, ternyata bagian bawah bocor,” ungkap Kordinator Basarnas Banyuwangi Taufiqurrahman, Senin (9/12/2019).

Kondisi ini membuat upaya pencarian korban sempat tertunda. Sehingga, Basarnas hanya bisa melakukan pemantauan dari pantai.

“Tapi kita berupaya untuk mencari ganti kapal untuk mobilisasi pencarian. Kita sudah dapat kapal dari BPBD Banyuwangi, tapi peralatan tetap dari kita,” ungkapnya.

Selain itu, kata Taufiq, kendala lain yang dihadapi tim SAR adalah ombak besar di pantai ini. Sehingga cukup menyulitkan proses pencarian korban.

Ada tiga korban yakni, Redi, Sulton dan Desta yang dinyatakan hilang sejak kemarin. Ketiganya adalah teman satu sekolah di SMPN 2 Tegaldlimo yang hanyut saat bermain air di Pantai Trianggulasi, Alas Purwo.

Sebenarnya, ada empat anak yang sebelumnya sempat terseret ombak. Namun satu anak bernama Reza asal Dusun Purworejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo berhasil selamat setelah ditolong oleh pemancing yang berada di lokasi. (rin/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar