Peristiwa

Dihantam Cuaca Buruk di Perairan Sumenep

Kapal Asal Lamongan Buang Muatan Sembako ke Laut

Sumenep (beritajatim.com) – Kapal Layar Motor (KLM) Sumber Baru asal Lamongan yang sempat kandas di Perairan wilayah Kabupaten Sumenep, akhirnya berhasil dievakuasi. Saat ini KLM Sumber Baru lego jangkar di Pelabuhan Gersik Putih, Kecamatan Kalianget.

“Sementara masih lego jangkar, menunggu air pasang supaya kapal bisa sandar di pelabuhan rakyat Gersik Putih,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Rabu (03/02/2021).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil keterangan nahkoda dan ABK, kapal mengalami kerusakan mesin di Perairan Pulau Kemudi Goa-goa, Kecamatan Raas. Kapal kemudian terbawa arus hingga kandas di Pulau Manok, Kecamatan Sepudi.

“Saat terjadi kerusakan mesin, cuaca laut diwarnai ombak besar dan angin kencang. Karena itu, diputuskan membuang sebagian muatan ke laut, untuk mengurangi beban muatan demi keselamatan kapal dan awak kapal,” ungkap Widiarti.

Muatan yang dibuang ke laut di antaranya, gula 30 sak, mie 400 dos, air mineral 800 dos, dan keramik 800 dos.

Kapal tersebut dinahkodai Sadri Efendi dengan 4 Anak Buah Kapal (ABK). Mereka berangkat dari Pelabuhan Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan pada Selasa (27/01/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Kapal dikabarkan hilang sejak Jumat (29/01/2021) pukul 19.00 WIB.

Nahkoda dan seluruh ABK KLM Sumber Baru selamat. Kapal kemudian dievakuasi oleh KM Qalaqy 01 di bawah kendali Bripka Ida Bagus Gede anggota Satpolair Polres Sumenep dengan nahkoda Sultan.

“Proses evakuasi KLM Sumber Baru dilakukan dengan penarikan menggunakan tali hingga di Pelabuhan Gersik Putih,” terang Widiarti. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar