Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Kantor Digeruduk, Begini Penjelasan Suzuki Finance Kenjeran Surabaya

Kondisi di depan Kantor Suzuki Finance

Surabaya (beritajatim.com) – Kantor Suzuki Finance Indonesia di jalan Kenjeran digeruduk oleh kelompok ojek online Bamboe Runcing pada Jumat (24/09/2021). Aksi tersebut buntut dari penarikan mobil pick up Carry W 8798 DV oleh leasing di jalan Klampis pada hari Kamis lalu.

Menanggapi hal ini, Jefri Pandu selaku Kepala Recovery Suzuki Finance menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan relaksasi sebelumnya kepada kreditur. Ia pun juga telah memberikan surat peringatan.

“Kami sudah berikan surat peringatan, kemarin tim kami pun sudah datang. Saat didatangi tidak mau membayar. Tadi barusan bilang kalo mau bayar Rp 5 juta,” ujar Jefri saat dikonfirmasi oleh beritajatim.

Ia pun menyayangkan harus ada aksi geruduk tersebut. Apalagi aksi juga sampai menutup akses jalan keluar sehingga karyawan dan pembeli di Suzuki tidak bisa pulang.

“Tadi ditutup, kan kasian pelanggan kami. Disinikan bukan hanya finance saja tapi ada bengkel dan dealer juga. Jadi ga bisa keluar tadi,” keluhnya.

Ia pun menjelaskan hasil mediasi yang telah dilakukan oleh pihak Polsek Mulyorejo, Kreditur dan pihak Suzuki Finance. Dalam mediasi tersebut pihaknya sempat diintimidasi untuk mengeluarkan unit yang bermasalah.

“Kita diintimidasi bahwa unit harus dikembalikan. Lo inikan ada tunggakan ya dibayar dulu. Mereka mendesak agar unit didatangkan. Cicilannya kan sudah 4 bulan jalan kelima. Satu bulannya kan 3 jutaan rupiah. Nah ini tadi kami ditawari bayar Rp 5 juta. Kan kami juga ada regulasi,” Imbuhnya.

Saat ini kondisi di depan kantor Suzuki Finance Kenjeran sudah kondusif. Pihak kepolisian dari Polsek Mulyorejo langsung sigap mengamankan kondisi yang sempat ricuh. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar