Peristiwa

Kantin SD Terbakar, Api Membumbung Tinggi Gegerkan Warga

Petugas PMK BPBD Tuban saat berusaha memadamkan api kebakaran kantin SDN I Semanding, Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban digegerkan dengan peristiwa kebakaran yang berlokasi di dalam lokasi area Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Semanding, Kecamatan Semanding, Tuban, Sabtu (5/10/2019) malam.

Api yang membumbung tinggi tersebut, terlihat jelas dari kawasan pemukiman warga desa. Sejumlah warga yang tinggal sekitar di sekolah dasar tersebut langsung berdatangan di lokasi untuk berusaha memadamkan api yang dengan cepat membesar itu.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, kejadian kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga yang tinggal di belakang gedung sekolah. Pasalnya, api diketahui pertama muncul dari bagian belakang atau sisi utara bangunan SDN tersebut. “Warga taunya api sudah besar itu. Jelas terlihat dari belakang,” terang Farizi, salah satu warga yang tinggal di sekitar SDN tersebut.

Sejumlah warga melihat puing-piung kantin SDN I Semanding yang terbakar

Sejumlah warga yang mengetahui kebakaran itu langsung berdatangan dan berusaha untuk memadamkan api dari dalam area sekolah tersebut. Setelah dilihat ternyata yang terbakar adalah bangunan kantin yang terbuat sebagian besar dari kayu yang ada di bagian pojok gedung sekolah.

“Warga langsung lapor polisi kemudian PMK datang itu. Untungnya dari kantin itu tidak sampai merembet besar ke bangunan gedung, hanya sedikit bangunan yang kena api,” tambah warga lainnya yang ada di lokasi kebakaran itu.

Petugas PMK dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban yang mendapatkan laporan langsung menerjunkan satu unit mobil PMK dan satu kendaraan tangki penyuplai air. Dalam waktu sekitar 30 menit api yang menghanguskan kantin SDN I Semanding, Tuban itu berhasil dipadamkan.

“Ketika mendapat laporan dan tim Damkar langsung ke lokasi, untuk korban jiwa nihil. Api diduga berasal dari sampah yang dibakar dan menjalar ke kantin,” kata Emil Pancoro, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar