Peristiwa

Kampung Tangguh Semeru di Gresik Bertambah Lagi

Gresik (beritajatim.com)– Kendati kasus positif Covid-19 di Gresik terus bertambah, namun hal tersebut tidak menghalangi adanya penambahan kampung tangguh. Kali ini, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik resmi menjadi ‘Kampung Tangguh Semeru’ untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menandai tambahan kampung tangguh tersebut, Wabup Gresik M.Qosim bersama Kepala Desa Kedanyang Achmad Mustofa serta Wakapolres Gresik Kompol Dhyno meninjau beberapa fasilitas pendukung. “Keberadaan kampung tangguh semeru ini guna menciptakan budaya baru masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Tentunya sesuai protokol kesehatan dalam menuju new normal,” ujar M Qosim, Kamis (18/6/2020).

Budaya baru yang dimaksud, kata M.Qosim, selalu mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun, dan melaksanakan physical distancing. Kepala Desa Kedanyang Achmad Mustofa mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 di desanya hanya satu orang, bahkan saat ini sudah dinyatakan sembuh.

“Jumlah ini terbilang kecil dibanding penduduk Kedanyang sebanyak 9.071 orang. Dari jumlah itu, orang dalam risiko (ODR) 70 orang, orang dalam pantauan (ODP) 26 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 5 orang. Saat ini semua PDP sudah sembuh,” katanya.

Sementara itu data update pasien Covid-19 di Gresik per 18 Juni 2020 menjadi 410 orang, dari semula 385. Sehingga ada tambahan 25 orang. Kemudian 3 orang diantaranya meninggal. “Satu orang meninggal terkonfirmasi positif dan dua orang berstatus PDP,” tandas Kabag Humas & Protokol Pemkab Gresik AM.Reza Pahlevi. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar