Peristiwa

Kawasan Pemukiman di Driyorejo Gresik Banjir

Gresik (beritajatim.com) – Kawasan pemukiman padat penduduk di Kecamatan Driyorejo, Gresik terendam banjir akibat meluapnya sungai Kali Mas. Banjir setinggi lutut orang dewasa tersebut mengakibatkan aktifitas penduduk yang sebagian besar bekerja di sektor industri terganggu.

Hujan deras selama beberapa hari ini di wilayah Gresik Jawa Timur mengakibatkan sungai Kali Mas yang mengalir dari kawasan Kabupaten Mojokerto, dan bermuara di Kota Surabaya meluap.

Adapun kawasan yang terdampak banjir adalah Dusun Karanglo, Semambung yang masuk wilayah Desa Driyorejo. Berikutnya, Desa Cangkir, Ngambar dan Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Tidak hanya pemukiman penduduk yang terendam banjir. Namun, Puskesmas Driyorejo halamannya juga terendam. Akibatnya, pelananan kesehatan terhadap masyarakat juga terganggu.

Sueb (45) warga Desa Karanglo, Kecamatan Driyorejo, Gresik menuturkan, banjir yang melanda desanya sejak tadi malam akibat meluapnya sungai Kali Mas.

“Desa kami tepat berada di selatan aliran sungai Kali Mas. Banjir seperti sudah terjadi sejak empat tahun yang lalu. Belum ada upaya normalisasi dari pemerintah,” tuturnya, Jumat (8/01/2021).

Hal senada juga dikemukakan oleh Gito (54) warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Banjir ini diakibatkan daerah hulu sungai Kali Mas hujan lebat.

“Kami berharap ada upaya pemerintah melakukan normalisasi sungai Kali Mas. Sebab, jika tidak segera dilakukan banjir akan terus terjadi,” katanya.

Seperti diketahui, kawasan Kecamatan Driyorejo yang berbatasan dengan Surabaya menjadi langganan banjir saat sungai Kali Mas meluap. Banjir tersebut juga disebabkan adanya pendangkalan sungai. Untuk itu, normalisasi sungai merupakan cara ampuh agar air banjir tidak meluap ke pemukiman warga. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Pizza Meat Lover Menu Berbuka Favorit Anak

Resep Rawon Iga Lunak Cocok untuk Berbuka

Pameran Lukisan Anak Berkebutuhan Khusus

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk

Menguji Adrenalin di Kaki Gunung Raung