Peristiwa

Kali Lamong Meluap Lagi, Lima Desa di Kecamatan Balongpanggang Tergenang Banjir

Gresik (beritajatim.com) – Banjir kembali menggenangi wilayah Gresik Selatan akibat meluapnya Kali Lamong. Akibat banjir tersebut menyebabkan lima desa di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, tergenang banjir setinggi 60 cm.

Kelima desa yang tergenang banjir antara lain, Desa Sekar Putih, Banjaragung, Karang Semanding, Wotansari, dan Desa Pucung. Semua desa itu, jalan poros desanya tergenang air. Sehingga, aktivitas warga setempat terganggu dan hanya berdiam diri di rumah.

Di Desa Pucung misalnya, genangan air paling parah di jalan poros desa yang mencapai hingg 60 cm. Kemudian, ada sebanyak 130 rumah warga juga ikut terendam. Meski, hanya menggenangi bagian belakang rumah.

Warga tertahan di rumahnya masing-masing akibat banjir tidak bisa berbuat banyak. Warga berharap air segera surut agar bisa melakukan aktivitas seperti biasa. “Warga yang lingkungannya terdampak banjir terisolasi,” ujar Kepala Desa Pucung Choirul Anam, Rabu (26/2/2020).

Selain menggenangi jalan dan rumah. Banjir tersebut juga menggenangi 50 hektar persawahan. Hal itu mengakibatkan tanaman padi milik petani setempat terancam gagal panen. Padahal, sebentar lagi sudah waktunya panen.

Kejadian banjir itu, langsung mendapat respon aparat kepolisian. Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama pejabat yang lain langsung mendatangi lokasi banjir. Memantau genangan air di Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang. “Kami menghimbau kalau ketinggian air meningkat dan masuk ke rumah diharapkan segera ke posko banjir,” tandas mantan Kapolres Jember itu. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar