Peristiwa

Kakek 80 Tahun di Ponorogo Tewas di Jurang Sedalam 10 Meter

Petugas melakukan evakuasi korban di dalam jurang. (Foto/Polsek Ngebel)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kakek berumur 80 tahun ditemukan tewas membusuk di dalam jurang sedalam kurang lebih 10 meter, di Desa Wagir Lor Kecamatan Ngebel Ponorogo. Korban yang diketahui bernama Gunari tersebut, pertama kali ditemukan oleh anak korban yang bernama Tumiati, yang hendak mencari buah pucung di kebun milik korban.

“Jurang yang menjadi TKP korban ditemukan itu, dekat dengan kebun milik korban,” kata Kapolsek Ngebel Iptu Eko Murbianto, Rabu (11/11/2020).

Korban, kata Eko sudah keluar dari rumah sejak seminggu yang lalu. Gunaripergi dari rumah tanpa sepengetahuan siapapun. Menurut keterangan dari keluarga, selang tiga hari pihak keluarga mencari di rumah saudaranya di Desa Banaran Kecamatan Pulung. Sebab, korban sering ke rumah saudaranya berhari-hari itu tanpa pamit dengan orang rumah. “Anak korban juga tidak mendapati ayahnya di rumah saudaranya yang ada di Desa Banaran,” katanya.

Hingga, saksi Tumiati (anak korban) pergi ke kebun untuk mencari buah pucung. Nah, saat itu saksi mencium aroma busuk dari dalam jurang. Setelah memdekat, Dia melihat ada kaki korban. Petugas Polsek Ngebel dan tim kesehatan melakukan olah TKP dan memeriksa korban. Diduga saat korban melintas di sekitar jurang itu, korban terpeleset dan jatuh hingga meregang nyawa. “Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima kematian korban dan tidak menuntut untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar