Peristiwa

Kafe Karaoke Pinggir Sawah di Tuban Digerebek Petugas

Tuban (beritajatim.com) – Lantaran menyediakan tempat bernyanyi dan juga minuman oplosan, sebuah kafe yang berada di kawasan jalan Alfalah, Desa Kembangbilo, Kecamatan Kota Tuban digerebek oleh petugas gabungan dari Satpol PP Kabupaten Tuban, bersama Polisi dan juga TNI, Rabu (26/6/2019) malam.

Selain terdapat karaoke di ruangan lantai dua, di dalam kafe tersebut juga terdapat sejumlah wanita yang disinyalir sebagai wanita pemandu lagi. Namun, pemilik kafe di pinggir sawah itu membantah jika kafe tersebut menyediakan pemandu lagu dalam operasinya.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, penggrebekan kafe di ruko yang ada di pinggir jalan raya itu berdasarkan laporan dari masyarakat. Yang mana, keberadaan cafe yang terdapat tempat untuk bernyanyi dan menyediakan minuman keras itu dinilai membuat warga merasa resah.

“Saat kita lakukan razia, kita temukan kafe ini terdapat operasi karaoke. Selain itu kita temukan berjualan minuman keras oplosan,” ungkap Joko Herlambang, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Pemkab Tuban.

Mengetahui terdapat puluhan petugas yang akan melakukan penggrebekan itu, para pengunjung warung berusaha untuk pergi. Bahkan, mereka ada yang berusaha untuk membuang barang bukti miras oplosan itu ke belakang cafe yang merupakan area persawahan.

“Tempat cafe ini sudah dua kali ini kita lakukan penggrebekan. Kita berikan peringatan kepada pemiliknya, kalau nanti masih tetap beroperasi kembali akan kita sidangkan,” tambah Joko Herlambang, setelah razia itu.

Selain penggrebekan cafe yang ada di pinggir sawah itu, petugas juga melakukan razia di beberapa lokasi warung lainnya yang ada di sekitaran Kota Tuban. Adapun sasaran razia itu adalah untuk menertibkan warung yang berjualan minuman keras maupun obat-obatan terlarang.

Di salah satu warung yang ada di kawasan Kelurahan Doromukti, Kota Tuban petugas gabungan menemukan minuman keras jenis Arak. Sedangkan untuk razia di warung yang ada di Manunggal ditemukan keberadaan obat-obatan terlarang sejenis Pil Karnopen.

“Dalam razia malam ini, kita menemukan pil yang diduga pil Karnopen, namun tidak diketahui siapa pemiliknya. Pil tersebut kita temukan di sekitar warung yang ada di Manunggal,” pungkasnya. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar