Peristiwa

Kabid Dokkes Polda Jatim Beri Penghargaan Polisi yang Bantu Persalinan di Hutan

IPDA BJ Handoko menerima penghargaan dari Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Triawan Marsudi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Triawan Marsudi memberikan apresiasi dan penghargaan kepada IPDA Bambang Joned Handoko, Kanit Binmas Polsek Gondang yang membantu proses persalinan seorang ibu di pinggir jalan kawasan hutan RPH Sugihan BKPH Tretes KPH Bojonegoro atau masuk Dusun Betek Desa/Kecamatan Gondang, Bojonegoro.

Atas upaya IPDA BJ Handoko tersebut, ibu dan bayi melahirkan dengan selamat. Tubuh bayi sangat kecil sehingga harus dilakukan perawatan khusus dengan bantuan inkubator. Bayi yang lahir secara prematur dengan berat 1,6 kilogram tersebut sempat bernafas selama dua hari. Sebelum kemudian meninggal pada Minggu (8/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kombes Pol Triawan Marsudi menjelaskan, tugas kepolisian sebagai penjaga keamanan tidak hanya pada hal yang bersifat teknis, seperti menjaga Harkamtibmas, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, pelayan yang membutuhkan pertolongan dalam keadaan darurat.

“Saya memberikan apresiasi atas kinerja IPDA BJ Handoko,” kata Kombes Pol Triawan saat pemberian penghargaan kepada Kanit Binmas Polsek Gondang, IPDA BJ Handoko di Aula gedung Rumah Sakit Bhayangkara Wahyu Tutuko, Selasa (10/12/2019).

Diberitakan sebelumnya, Lastri Sulistianingsih (34) warga Dusun Puguhrejo, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro melahirkan di tengah perjalan saat hendak periksa kandungan ke Puskesmas setempat, Jumat (6/12/2019) sekitar pukul 07.30 WIB.

Lastri sudah tidak kuat menahan kontraksi saat dibonceng suaminya sehingga meminta turun dan melahirkan di pinggir jalan kawasan hutan RPH Sugihan BKPH Tretes KPH Bojonegoro. Saat itu, IPDA BJ Handoko usai melaksanakan kegiatan Sapa Pagi di Pertigaan Betek. Dia hendak kembali ke Mako Polsek Gondang untuk melaksanakan apel pagi.

Mengetahui seorang wanita sedang melahirkan, dia pun menghampiri. Posisi kepala bayi sudah keluar dan belum ada pertolongan medis. “Saat itu kondisi bayi sudah dalam keadaan kepala sudah di luar. Anggota kita sigap untuk memberikan pertolongan pertama sambil menunggu bidan dan mobil ambulance menuju rumah sakit. Tindakan tersebut membutuhkan keberanian dan kecepatan karena menyangkut nyawa manusia,” pungkas Triawan Marsudi. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar