Peristiwa

KA Dhoho Tabrak Toyota Yaris di Jatiguwi Malang, Bocah SD Meninggal

u di Dusun Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Senin (29/3/2021)

Malang (beritajatim.com)  – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, kembali memakan korban jiwa, Senin (29/3/2021).

Tabrakan terjadi antara satu unit mobil Toyota Yaris N 1869 GX dengan kereta api Penataran Dhoho jurusan Surabaya-Blitar. Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Seorang anak, Nindya Valian Ramadani, kelas enam SD meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat peristiwa terjadi, mobil tersebut dikemudikan oleh sang ibu, Vina Anggraini yang juga warga Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung.

Diketahui, Nindya baru pulang dari sekolahnya di SDN 11 Sumberpucung.

u di Dusun Krajan, Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang

“Tadi tryout, terus dijemput ibunya,” kata Dwi Puput, salah satu guru SDN 11 Sumberpucung, ditemui di lokasi kejadian.

Adapun kronologis kejadian berawal ketika mobil yang dikendarai Vina bersama Nindya melaju dari arah Utara menuju Selatan, bersamaan dengan kereta api Penataran Dhoho yang melaju dari arah Timur menuju Barat.

Diduga, Vina tidak tahu ada kereta api yang datang dari arah Timur. Terlebih, perlintasan tersebut tanpa dilengkapi palang pintu hingga tabrakan pun tak terhindarkan.

Usai peristiwa terjadi, korban Nindya langsung dievakuasi ke Puskesmas Sumberpucung. Sementara ibunya, Vina, dievakuasi ke Rumah Sakit Ramdani Jatikerto. Vina mengalami luka berat akibat peristiwa itu. (yog/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar