Peristiwa

Jualan Miras, Warkop di Pantura Tuban Terjaring Razia Petugas

Tuban (beritajatim.com) – Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban bersama dengan Polres Tuban dan juga TNI masih terus gencar untuk melakukan kegiatan partroli gabungan guna melakukan penertiban warga masyarakat yang masih acuh atau tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Namun, dalam patroli gabungan kali ini petugas justru menemukan adanya warung kopi yang berjualan miras jenis arak yang kemudian di oplos menjadi es moni. Akibatnya warung kopi yang ada di pinggir laut dan kedapatan berjualan miras itu langsung ditutup oleh petugas Satpol PP serta pemiliknya akan dipanggil.

Kegiatan operasi untuk penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 itu terus dilakukan oleh belasan personil gabungan dari Satpol PP, Polisi dan TNI. Salah satu yang menjadi sasaran adalah deretan sejumlah warung kopi yang ada di pinggir laut utara Kota Tuban.

“Kegiatan patroli gabungan ini rutin kita lakukan. Untuk menerapkan protokol kesehatan,” terang Joko Herlambang, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Tuban.

Pada saat melakukan penyisiran di warung-warung pinggir pantai Tuban itu petugas mendapati warung kopi yang tampak mencurigakan. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya gelas-gelas bekas minuman keras yang masih bau bekas Arak.

Saat dilakukan pemeriksaan di sekitar warung di pinggir pantai yang dijaga oleh perempuan itu petugas mendapatkan barang bukti satu botol minuman keras jenis Arak. Yang mana botol miras itu diselipkan di sela-sela trotoar biasa digunakan nongkrong untuk guna mengelabuhi petugas yang melakukan razia.

“Warung ini sudah pernah kita razia dan kita temukan barang bukti Arak dan ini masih diulangi kembali. Selanjutnya pemilik warung akan kita panggil kembali,” tambahnya.

Sementara itu, dalam razia penerapan protokol kesehatan di sejumlah warung yang ada di pinggir pantai Tuban itu petugas juga masih menemukan adanya pemuda yang tidak membawa masker. Sehingga mereka yang tidak memakai masker langsung ditindak dengan diamankan KTPnya untuk dilakukan proses sesuai dengan Perbup yang ada.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar