Peristiwa

Jual Kopi Dicampur Arak, 2 Warung di Pantura Tuban Dirazia

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Tuban bersama dengan Polisi dan TNI menggelar razia dengan sasaran sejumlah warung yang menyediakan minuman keras (Miras) yang ada di kawasan Kota Tuban.

Dalam kegiatan razia itu, petugas akhirnya menemukan warung kopi di pinggir jalur Pantura Tuban atau di jalan RE Martadinata, Kota Tuban yang berjualan miras jenis Arak. Yang mana Arak tersebut diduga sebagai minuman oplosan dan juga dicampur dengan kopi, Rabu (24/7/2019).

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kegiatan razia dengan sasaran utama penjual miras berawal dari informasi masyarakat. Yang mana di beberapa titik warung kopi terdapat penjualannya yang nakal dengan menyediakan miras jenis Arak itu.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat kalau terdapat warung yang berjualan miras. Sehingga kita langsung turun untuk melakukan razia,” terang Joko Herlambang, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban.

Petugas Satpol PP saat melakukan pencarian Miras di salah satu warung di Tuban

Sasaran pertama yang dituju puluhan petugas ganmbungan itu adalah salah satu warung yang ada di Kelurahan Doromukti, Kota Tuban dan kemudian dilanjutkan di kawasan eks lokalisasi Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu. Namun, dari dua lokasi itu petugas tidak menemukan adanya barang bukti Miras.

“Saat kami datang, pemilik warung yang ada di kawasan Dasin ini langsung membuat barang buktinya di toilet. Jadi tidak bisa kita buktikan,” tambah Joko Herlambang, yang memimpin razia itu.

Gagal dari dua lokasi itu, akhirnya petugas kembali melanjutkan razia dengan sasaran warung kopi yang ada di pinggir jalur Pantura Tuban itu. Dan hasilnya ditemukan dua warung kopi di pinggir laut itu yang kedapatan menjual miras jenis Arak untuk dioplos dengan minuman lainnya.

“Dari dua warung yang ada di jalan RE Martadinata kita temukan enam botol miras jenis Arak. Masing-masing botol berisikan 600 mililiter,” paparnya.

Dengan adanya miras itu, kedua pemilik warung kopi langsung dilakukan pendataan dan kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Tuban bersama barang buktinya. Mereka akan dilakukan pembinaan oleh petugas serta dilakukan proses lebih lanjut.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar