Peristiwa

Jika Tak Ditemui Risma, Pendemo Ancam Tidur di Balai Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Jalan Sedap Malam di area Balai Kota Surabaya kembali dibajiri ratusan aktivis aliansi pekerja seni. Tuntutan mereka kali ini bertambah, ingin bertemu dan berdialog langsung dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Kami kembali lagi kesini mendesak pencabutan Perwali 33 dan 28 tahun 2020. Kali ini kami tambahkan tuntutan kami. Ingin berdialog langsung dengan Bu Wali Kota,” ujar orator aksi dari massa yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Seni Surabaya ini.

Jika tidak ditemui, massa aksi pun memiliki ancaman mereka sendiri. “Kami akan tidur di Balai Kota Surabaya. Kami bertahan sampai ditemui Ibu Wali Kota,” tegas orator aksi lebih lanjut.

Berbeda dengan dua aksi sebelumnya, kali ini dalam barisan unjuk rasa turut terlihat anggota DPRD Surabaya. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPRD Reni Astuti dan politisi PDIP Budi Leksono.

Reni Astuti di sela aksi mengungkapkan jika kehadirannya adalah demi memberikan dukungan kepada masyarakat. “Agar kalau bisa ada kejelasan dan titik terang dari tuntutan mereka,” ujarnya.

Politisi PKS ini pun berharap Wali Kota Risma mau menemui langsung para massa aksi.”Kalau memang tidak bisa karena ada hal lain yang benar-benar mendesak, maka yang mewakili harus bisa menyampaikan dengan baik dan memberikan solusi,” pungkas Reni. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar