Peristiwa

Jika Surabaya Tuan Rumah Piala Dunia, Pemuda Muhammadiyah Bergembira

Surabaya (beritajatim.com) – FIFA telah menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Pagelaran itu rencananya akan digelar pada bulan Mei 2021.

PSSI kemudian mengusulkan 10 stadion yang akan dipilih oleh FIFA sebagai enam venue resmi Piala Dunia U-20. Salah satunya yang diusulkan adalah Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya, Achmad Rosyidi menyampaikan, jika organisasi yang dipimpinnya juga turut bergembira. “Kami Pemuda Muhammadiyah Surabaya turut bergembira, jika Surabaya menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia U-20 dan kalau bisa pertandingan Final Piala Dunia U-20 dilaksanakan di Surabaya,” ujarnya.

Karena itulah, dia berharap Pemerintah Kota Surabaya mempersiapkannya dengan serius. Dengan persiapan yang matang, maka Surabaya akan benar-benar menjadi tuan rumah yang layak.

“Saya rasa Pemkot begitu serius mempersiapkan segala sesuatunya untuk benar-benar menjadi tuan rumah yang layak, oleh karena itu kami Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya juga siap mengambil peran dalam persiapan tersebut, kami akan turut menyemarakkan Piala Dunia U-20 tersebut agar Surabaya benar-benar layak menjadi tuan rumah yang baik,” tegas Rosyidi.

Saat ini pembenahan Stadion Gelora Bung Tomo agar siap menjadi tuan rumah, Pemkot telah merencanakan beberapa pembangunan. Hal ini dimulai ketika pada Selasa (5/11/2019) Walikota Surabaya, Tri Rismaharini sidak ke GBT untuk memberikan arahan langsung perbaikan GBT.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkot yang begitu cepat dalam mempersiapkan segala sesuatunya, tentu hal tersebut merupakan tanda keseriusan bawa Surabaya benar-benar siap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, saya yakin masyarakat Kota Surabaya juga siap menjadi tuan rumah yang murah senyum untuk menyambut tamu dari berbagai mancanegara,” tukas Cak Ros, panggilan akrab Rosyidi.

Pemuda Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi kepemudaan yang siap mendukung terselenggaranya perhelatan akbar tersebut di Kota Surabaya. Baginya penunjukan tuan rumah dalam ajang internasional tentu menjadi hal yang ditunggu-tunggu, karena hal tersebut akan memberikan banyak efek positif bagi masyrakat sekitar.

“Tentu merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan jika perhelatan akbar tersebut akan digelar di Surabaya, karena akan memberikan efek positif yang cukup luas bagi masyarakat Kota Surabaya, mulai dari segi industri ekonomi kreatif, UMKM, pariwisata, infrastruktur, dan budaya,” pungkas Cak Rosyidi. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar