Peristiwa

Jenazah Bupati Situbondo Dimakamkan Malam Ini di Jalan Mawar

Pegawai Pemkab Situbondo memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Bupati Dadang.

Situbondo (beritajatim.com) – Bupati Dadang Wigiarto meninggal dunia di Rumah Sakit dr. Abdoerrahem, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/11/2020) sore. Ia meninggal pada pukul 16.31 WIB.

Rencananya, Dadang akan dimakamkan di Jalan Mawar malam ini juga. “Tidak boleh ditunda. Setelah prosesi pemulaksaraan di sini (rumah sakit), akan disalatkan di pendapa, tapi jenazah tetap di ambulans,” kata Sekretaris Daerah Situbondo Syaifullah.

Sebelum meninggal dunia, Dadang sempat menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai RI, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (21/11/2020). Dia saat itu hanya memberikan sambutan sebentar, karena merasa tidak enak badan.

Senin (23/11/2020), Dadang memilih tidak masuk kerja karena ingin beristirahat. “Ibu (istri Dadang) menelepon saya: ‘Pak Sekda, tolong acara yang besok di-handle semua, biar Bapak istirahat’,” kata Syaifullah.

Selasa (24/11/2020), saat sejumlah pejabat pemerintah pusat datang ke Situbondo, Dadang masuk Rumah Sakit Daerah dr. Abdoerrahem. Dia dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Saat masuk rumah sakit, kondisinya masih stabil. “Tapi kemarin pagi, kondisi beliau naik turun,” kata Syaifullah.

Kondisi Dadang tak juga membaik. Ia memiliki riwayat hipertensi. “Sekitar pukul 9-10 pagi tadi kemudian dipasangi ventilator. Menurut analisis dokter, virusnya ganas,” kata Syaifullah.

Dadang dinyatakan meninggal dunia di ruang isolasi Rumah Sakit Daerah dr. Abdoerrahem. Pria kelahiran Pasuruan, 20 Desember 1966 ini meninggalkan istri bernama Umi Kulsum dan dua orang anak. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar