Peristiwa

Jember Diterpa Banjir dan Angin Kencang Beruntun

Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember, Jawa Timur, diterpa bencana banjir dan angin kencang beruntun pekan ini. Tak ada korban jiwa. Namun puluhan rumah terdampak.

Banjir dan angin kencang mengiringi hujan deras hampir setiap hari. Minggu (13/1/2019), angin puting beliung menyebabkan dua rumah di Desa Gugut, Kecamatan Panti, dan di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari tertimpa pohon.

Selain itu ada rumah di lima lokasi yang terdampak angin kencang di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung; Kelurahan Mangli Kaliwates; Kelurahan Banjarsengon, Patrang; Jl. Airlangga, Sumbersari; dan Jl. Teuku Umar Gang Pasir Emas, Kaliwates. Ada juga pohon tumbang di delapan lokasi.

Belum lagi Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah rehat, banjir terjadi di Dusun Panggul Melati, RT 07 RW 04, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Senin (14/1/2019). “Mulai Pukul 14.00 WIB turun hujan dengan intensitas lebat dan tinggi dibeberapa wilayah Jember, hingga ketinggian air di dam Pondok Waluh 2.5 meter,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Jember Heru Widagdo.

Pukul sembilan malam, air mulai masuk ke dalam 30 rumah warga dengan ketinggian 70 – 100 centimeter. “Ini krena sungai Tanggul tidak mampu menampung debit air dan meluber ke pemukiman warga. Warga yang terdampak langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Heru.

Sebuah dapur ambruk. Sebanyak 92 orang harus mengungsi. Delapan orang di antaranya balita dan lima orang lanjut usia. Sebanyak 22 orang berada di musala dan sisanya berada di rumah keluarga lain. Air sudah surut secara perlahan.

“Kami mengimbau agar warga tetap waspada, karena memang curah hujan tinggi,” kata Heru, Kamis (17/1/2019). [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar