Peristiwa

Jelang Nataru, Ini yang Dilakukan Polisi Magetan

Rapat koordinasi (rakor) pengamanan 'Operasi Lilin Semeru 2019', di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Kamis (26/11/2020).

Magetan (beritajatim.com) – Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, Polres Magetan menggelar rapat koordinasi (rakor) pengamanan ‘Operasi Lilin Semeru 2019’, di Gedung Pesat Gatra Polres Magetan, Kamis (26/11/2020).

Kapolres Magetan AKBP Ari Festo Permana mengatakan, rakor ini sebagai langkah awal untuk menyinergikan semua instansi terkait. Sehingga dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik dan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun baru dengan rasa aman dan nyaman di masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya kerjasama TNI-Polri, pemerintah dan seluruh element masyarakat diharapkan dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif pada perayaan Natal dan Tahun Baru. Tentunya tidak mengabaikan protokol kesehatan,” ujar Ari Festo Permana.

Ia menambahkan, operasi lilin semeru dilaksanakan selama 15 hari. Operasi tersebut dititik beratkan kepada keamanan, pengayoman, pencegahan pada 25 Desember. Kemudian dilanjutkan pengamanan tahun baru. Operasi dimulai tanggal 21 Desember 2020 s/d 14 Januari 2021.

Pihaknya juga menyiapkan anggota, baik dari Polri maupun dari TNI pada 69 titik tempat ibadah di seluruh Kabupaten Magetan, yang akan melaksanakan ibadah natal Unntuk tempat wisata ada 9 titik yang keamanannya dimaksimalkan.

“Mari kita tetap semangat dalam melaksanakan operasi lilin semeru demi keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Kami dari Polri berusaha jangan sampai ada kemacetan pada saat menjelang liburan akhir tahun, terutama di tempat wisata sarangan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Magetan yang diwakili Sekda Hergunadi mengatakan, operasi lilin tahun ini tidak sama dengan tahun lalu. Karena tahun ini bertepatan dengan pandemi Covid-19. “Lakukan kordinasi dengan pengelola agar dalam liburan natal dan tahun baru tidak ada kendala, laksanakan protokol kesehatan agar pengunjung terbebas dari penularan Covid-19,” ujarnya.

Ia juga mengimbau, bersamaan dengan musim penghujan harus memetakan daerah-daerah yang rawan bencana longsor. Karena tempat wisata yang ada di wilayah Magetan berada di daerah pegunungan. “Laksanakan koordinasi dengan instansi terkait agar dalam pelaksanaan Natal dan Tahun Baru bisa kondusif,” tutupnya. [asg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar