Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jelang Mudik Lebaran, Bus di Terminal Seloaji Ponorogo Diperiksa Rutin

Petugas dari terminal Tipe A Seloaji sedang melakukan pengecekan kendaraan bus yang akan menuju Pulau Sumatera. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Menjelang mudik lebaran tahun ini, petugas dari terminal Tipe A Seloaji Ponorogo rutin melakukan inspeksi keselamatan lalu lintas atau ram check.

Kendaraan bus yang akan berangkat, terutama yang antar kota antar provinsi harus wajib melakukan inspeksi tersebut. Ram check itu meliputi unsur dokumen kendaraan dan unsur teknis.

“Kita cek semua, dan kita pastikan surat-surat atau dokumen sesui dan kendaraan layak untuk diberangkatkan,” kata Kepala Satuan Pelaksana Terminal Tipe A Seloaji, Eko Hadi Prasetyo, Selasa (19/4/2022).

Eko menyebut untuk saat ini, hasil temuannya ada satu dua kendaraan busa yang menyimpang. Namun, bukan dari unsur teknis kendaraan, melainkan hanya administrasi dari dokumen kendaraan. Dia mencontohkan penyimpangan trayek. Untuk masalah ini, Eko masih memberikan toleransi, jika ada kendaraan masuk ke terminal untuk menurunkan penumpang.

“Meski trayeknya menyimpang, kalau ada kendaraan bus yang masuk terminal untuk menurunkan penumpang masih ditoleransi. Namun, untuk keberangkatan menaikan penumpang, maka tidak akan diizinkan,” ungkap Eko.

Eko menyebut, jika dibandikan dua tahun belakangan ini, kemungkinan menjelang lebaran ini akan ada lonjakan penumpang. Sebab, sudah banyak kelonggaran yang diberikan pemerintah untuk mudik tahun 2022.

“Lonjakan penumpang sekarang masih terpantau landai. Kemungkinan puncaknya prediksi kita di tanggal 28-30 April nanti,” katanya.

Petugas dari terminal Tipe A Seloaji sedang melakukan pengecekan kendaraan bus yang akan menuju Pulau Sumatera. (Foto/Endra Dwiono)

Dia memprediksi lonjakan penumpang menjelang lebaran kemungkinan tidak seperti ahun 2019 lalu. Kemungkinan masih dibawah 10.000 penumpang.

“Meski sekarang diperbolehkan untuk mudik, namun angkanya masih dibawah tahun 2019 lalu. Dua tahun belakang, adanya pandemi keadaannya terpuruk,” pungkasnya. (end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar