Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jelang Iduladha

Begini Kiat Dompet Dhuafa Amankan Ternak di Kandang Sentra Agar Terhindar PMK

Kandang sentra penggemukan kambing di Desa Jatisari, Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu (25/6/2022)

Madiun (beritajatim) – Dompet Dhuafa Jawa Timur bakal menyalurkan 2.238 ekor hewan kurban dalam Idul Adha tahun ini. Rencananya, ribuan hewan kurban itu disalurkan ke 16 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Meski di tengah gempuran penyakit mulut dan kuku (PMK), khusus untuk kandang di Madiun dengan jumlah 1.000 ekor kambing semuanya dalam kondisi sehat.

Kholid Abdillah, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur mengungkapkan, mereka juga waspada terhadap penyakit mulut dan kuku yang menjangkiti ternak. Namun, dia memastikan untuk seluruh ternak yang ada di kandang sentra di Desa Jatisari, Geger, Kabupaten Madiun aman. Hingga saat ini kondisi ternak berupa domba sehat.

“Total 1.000 ekor domba di kandang sentra ini semuanya sehat. Meski sebelumnya ada yang sakit, tapi mayoritas tak ada yang bergejala berat. Saat ini kondisi sudah baik semua. Dan kami terus berupaya menjaga kesehatan ternak sampai nanti jatuh hari H Idul Adha,” kata Kholid saat konferensi pers Tebar Hewan Kurban di Kandang Sentra Ternak Dompet Dhuafa, Desa Jatisari, Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (25/6/2022)

Dia menyebut untuk menjaga hewan ternak dari virus, kuncinya adalah meningkatkan daya tahan tubuh ternak dengan pemberian pakan penuh nutrisi yang bagus. Mengingat khusus penyakit PMK sendiri belum ada obatbdan vaksinnya pun juga masih terbatas. Maka, mayoritas ternak yang ada di Madiun sudah memiliki kekebalan tubuh yang bagus karena meski ternak sapi di desa yang sama sudah terjangkit.

Kholid Abdillah, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur saat konferensi pers

“Tapi, untuk domba yang ada di kandang mayoritas dalam kondisi yang sehat. Sehingga, kami menjamin nanti bisa aman dan sehat sampai Idul Adha atau hewan siap disembelih sebagai hewan kurban. Kalau misal ada nanti yang terjangkit dengan gejala berat maka tidak akan kami distribusikan,” katanya.

Tahun ini, pihaknya bakal menyalurkan 2.238 hewan kurban yang berasal dari tiga kandang sentra ternak yang berada di Malang Madiun, dan Situbondo. Hewan kurban tersbeut bakal didistribusikan ke 16 kota kabupaten yakni Bangkalan, Madiun, Ponorogo, Ngawi, Pacitan, Magetan, Trenggalek Tulungagung, Mojokerto, Malang, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, dan Banyuwangi.

Lokasi penyaluran harus memenuhi prasyarat khusus yakni mengalami defisit daging kurban, lokasi pasca bencana, rawan stunting, dan daerah dengan muslim minoritas. Seluruh wilayah yang jadi lokasi distribusi juga letaknya berdekatan dengan kandang sentra agar hewan kurban yang datang ke lokasi tetap terjaga kesehatannya. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar