Peristiwa

Jelang Hari Raya Idul Adha, Warga Sampang Toron

Sampang (beritajatim.com) – Menjelang hari raya kurban / Idul Adha warga di Kabupaten Sampang, mempunyai tradisi Toron atau pulang kampung dari daerah rantau. Sebenarnya tradisi Toron ini bukan hanya pada saat hari raya Idul Adha, tetapi hari-hari besar Islam lainya seperti Isrok Mi’raj dan Maulid Nabi juga ada istilah Toron.

“Asal muasal tradisi toron ini sebenarnya kami tidak tau persis, tetapi tradisi toron ini merupakan istilah pulang kampung dari rantau untuk merayakan Idul Adha, seperti adik saya yang merantau ke Jogja berjualan sate dan pulang saat Idul Adha,” kata Masudi (45) warga Kampung Masaran, Desa Aeng Sareh, Sampang, Sabtu (9/8/2019).

Masudi juga mengatakan, adiknya dengan keluarganya Toron ke Madura lantaran saat hari Raya Idul Fitri lalu tidak mudik. Alasanya, saat lebaran Kurban banyak daging yang dibagikan kepada warga. Sehingga, jualan sate tidak akan laku.

“Adik saya kalau Idul Fitri tidak mudik jadi saat Idul Adha pulang kampung,” jelasnya.

Pantauan di jalan raya Nasional yang berada di kawasan Sampang, semenjak pagi tadi terjadi peningkatan arus kendaraan dari arah barat atau Surabaya. Dugaan kuat, mereka adalah warga Madura yang Toron ke kampung halamanya untuk merayakan lebaran kurban.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar