Peristiwa

Jelang Demo Buruh, Pelaku Aksi Grafiti Depan Grahadi Ditangkap

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas Polrestabes Surabaya mengamankan seorang pelaku yang melakukan pencoretan di tembok (Aksi Grafiti) di sekitar Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (8/10/2020) dini hari. Penangkapan tersebut berawal dari sejumlah petugas kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, dan petugas Dinas Perhubungan menjaga Gedung Grahadi.

Karena melihat gelagat mencurigakan dua pemuda yang menaiki sepeda motor jenis honda beat putih biru didatangi aparat berpakaian preman.

Petugas yang diduga polisi mengenakan baju preman ini berjalan mendekati dua pemuda dengan motor. Dua petugas mendekati seorang pemuda yang mencoretkan kata DPR. Sedangkan satu pemuda duduk di motor dengan kondisi mesin menyala.

“He..!! berhenti jangan lari. Ngapain kamu corat-coret,” kata petugas usai dekati  pelaku.

Mendengar teriakan petugas, selanjutnya pemuda yang menaiki motor pun lari ketakutan dan meninggalkan rekannya yang mencoret dinding. Karena ditinggal rekannya naik motor seorang pelaku pencoretan mengenakan helm kuning ini pun lari.

Namun sayang pelaku yang lari ini kalah cepat dengan petugas yang menaiki motor pun ditabrak polisi dari belakang. Sampai akhirnya pelaku tersungkur. Dengan cepat petugas pun menangkap anak-anak ini. Usai tertangkap pelaku pun dibawa ke Polrestabes Surabaya untuk dilakukan introgasi.

Menurut informasi yang beritajatim.com peroleh, penangkapan para pelaku corat-cotet penolakan UU Omnibus Law ini ada 4 orang. Satu pelaku tertangkap di depan Gedung Grahadi dan tiga pelaku di Jalan Dharmahusada.

“Katanya langsung dibawa polisi ke Polrestabes. Jadi Satpol PP tak melakukan pemeriksaan penangkapan anak-anak ini,” jelas Rojak Komandan Pleton saat ditemui beritajatim.com di Kantor Satpol PP.

Hingga berita ini diturunkan beritajatim.com masih melakukan konfirmasi berapa total pelaku yang diamankan. (man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar