Peristiwa

Jasamarga Siapkan Tiga Pos Cek Poin di Tol Malang-Pandaan

Jalan Tol Pandaan-Malang Seksi 4, Pakis 1

Malang (beritajatim.com) – PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) sebagai pengelola Jalan Tol Ruas Pandaan-Malang menyiagakan tiga pos cek poin untuk memberlakukan pengendalian transportasi selama masa mudik di sejumlah titik ruas Jalan Tol Pandaan-Malang.

Direktur Utama JPM, Agus Purnomo mengatakan, pemberlakuan pengendalian transportasi merupakan tindak lanjut dari larangan mudik yang ditetapkan oleh Pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 tanggal 23 April 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Pengendalian transportasi tersebut akan dimulai pada hari Selasa (28/4/2020) sampai dengan Minggu (31/5/2020). Tiga lokasi cek poin di Malang Raya yang berhubungan dengan lalu lintas Jalan Tol Pandaan-Malang, disiapkan di akses keluar Gerbang Tol Lawang, Lokasi Rest Area di KM 84 A, dan akses keluar Gerbang Tol Malang.

“Cek poin pertama berada di akses keluar Gerbang Tol Lawang, pos ini difungsikan untuk menyaring kendaraan yang keluar dari jalan tol menuju Kabupaten Malang,” ujar Agus, Selasa, (28/4/2020).

Selanjutnya untuk cek poin kedua yang berada di lokasi Persiapan Rest Area di KM 84 A. Pengguna jalan dari arah Surabaya akan diarahkan masuk ke cek poin ini. Pengguna jalan akan diperiksa suhu tubuh dan maksud serta tujuan perjalanannya ke Malang.

Bagi pengguna jalan yang diizinkan akan diarahkan masuk lajur kiri untuk melanjutkan ke Malang dan bagi pengguna jalan yang tujuannya mudik atau tidak masuk dalam kriteria yang ditetapkan, maka dikembalikan melalui U-Turn atau putar balik di KM 84+500 ke arah asal.

“Dan terakhir cek poin 3 berada di akses keluar Gerbang Tol Malang difungsinya untuk menjaring pengguna jalan dari arah Lumajang. Pengendalian transportasi selama masa mudik ini dilakukan oleh personil Kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk membatasi keluar masuknya kendaraan pribadi dan angkutan penumpang, kecuali kendaraan dinas, petugas, ambulans dan pemadam kebakaran serta angkutan logistik,” papar Agus.

Selain itu, JPM menyiapkan dukungan berupa perambuan, water barrier, rubber cone, dan penempatan petugas untuk kanalisasi lajur menuju titik pengendalian transportasi. JPM berharap masyarakat menaati peraturan yang ditetapkan.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar menaati peraturan yang ditetapkan Pemerintah terkait pelarangan mudik ini agar penyebaran Covid-19 ini dapat ditekan. Informasi lalu lintas di seputar tol dapat di akses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080,” tandasnya. [luc/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar