Peristiwa

Jari Ibu Ini Terselip Penggilingan Kacang, Dokter Operasi Bawa Mesin Baja

Siti saat mendapatkan penanganan tim tangap darurat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Minggu (14/3/2021). (Istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Niat hati membersihkan sisa kacang yang tak tergiling sempurna, Siti Karimah (56) ternyata tak menyangka jika jarinya terjepit. Karena tak bisa dilepas dengan berbagai cara, baik melumasi tangan hingga pemotongan besi, Oetugas Tim Gerak Cepat (TGC) Pemkot Surabaya akhirnya membawa Siti ke Rumah Sakit.

Bambang Vistadi Kepala Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya menjelaskan, sore itu petugas memperoleh laporan ada jari terjepit di Jalan Sawah Pulo Gg. 8 No. 27, Kec. Semampir, Kota Surabaya. Petugas yang datang dengan alat evakuasi seadanya pun mencoba mengevakuasi jari Siti Karimah.

“Awal kita coba dengan pelumas tapi tak bisa. Selain terjepit pada mesin utama, pergelangan tangan juga terjepit pengaman percikan kacang,” jelasnya.

Usaha petugas untuk melepaskan kedua alat pun awalnya tak berbuah manis. Pergelangan tangan dan cover tampak tak bisa dilepas. Walhasil petugas memotong cover pengaman kacang dengan gunting baja. Beruntung cover bisa dipotong karena terbuat oleh besi tipis.

“Kalau penutup atau cover sudah dilepas dengan di potong. Namun untuk jari yang terjepit pada penggiling ulutama ini belum berhasil. Sebab penggiling terbuat dari besi tebal atau baja saya kurang paham,” lanjutnya.

Karena jari masih belum terlepas, petugas pun memiliki inisiatif untuk dilakukan operasi di Rumah Sakit. Sampai akhirnya kesepakan diperoleh dan Siti bersama alat penggiling kacang pun di angkat untuk dibawa ke RSU Soetomo.

“Harapannya, dokter bisa melakukan operasi sesuai kesepatakan korban bersama tim bedah nantinya. Yang pasti mesin dan ibu sudah dibawa ke RS,” tandas Bambang. [man/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar