Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Januari-Mei 2022, Rata-rata 3-4 Unit Motor Hilang dalam Sepekan di Pasuruan

Ilustrasi

Pasuruan (beritajatim.com) – Kasus pencurian motor tengah meresahkan warga Kota Pasuruan. Kasus pidana ini kerap terjadi hingga menimbulkan kekhawatiran.

Seperti dirasakan Rahman, warga Kecamatan Purworejo. Dia merasa ketakutan dengan banyaknya motor yang hilang dicuri.

Dia mengaku cemas jika menaruh motornya di minimarket atau di tempat umum lainnya. Meski sudah dikunci ganda, Rahman masih tetap merasa khawatir.

“Motor sudah saya kunci ganda, tapi masih aja was-was kemalingan. Maling sekarang sudah pintar-pintar, meski sudah di kunci ganda tapi tetap saja bisa dibobol,” ujarnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Bima Sakti, mengatakan mulai Januari hingga Mei 2022 terdapat puluhan kasus pencurian motor. Dia tidak menyebutkan berapa angka pasti dari kasus yang terjadi.

“Kalau kasus pencurian motor di Kota Pasuruan sendiri ada sekitar puluhan kasus. Terkadang dalam satu minggu ada 3 sampai 4 kasus, kadang dalam satu minggu tidak ada kasus,” ujar Bima saat di hubungi, Rabu (25/05/2022).

Bima juga membeberkan pada Maret tidak ditemukan kasus pencurian. Sampai saat ini hanya beberapa kasus yang berhasil diusut Polresta Pasuruan.

“Aksi pencurian ini sudah kami usut sebagian saja. Saya nggak berani memastikan sebagian besar, maupun sebagian kecil,” lanjutnya.

Bima juga berpesan kepada masyarakat Kota Pasuruan agar selalu mengunci ganda sepeda motornya. Jika ingin yangh lebih aman lagi dirinya juga menyarankan memarkirkan di tempat yang terdapat tukang parkirnya. (ada/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar