Peristiwa

Janin Bayi Bertabur Bunga di Mojokerto Hasil Aborsi

Mojokerto (beritajatim.com) – Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait janin bayi yang dibuang di ladang jagung Dusun Kemasan, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Meski belum diketahui orang tua janin tersebut, polisi memastikan jika janin hasil dari aborsi.

Kapolsek Trowulan, Kompol Suhartono mengatakan, proses pencarian orang tua pembuang janin bayi masih terus dilakukan. “Belum (orang tua janin), masih dalam lidik. Belum ada tersangka. Kita melakukan pencarian secara tertutup dan mencoba mendengarkan suara-suata masyarakat,” ungkapnya, Senin (30/9/2019).

Masih kata Kapolsek, selain itu pihaknya juga ke sejumlah rumah sakit dan desa di sekitar lokasi untuk mencari tahu masyarakat yang baru saja melahirkan. Namun bayi yang dilahirkan tidak ada. Hasil visum, janin bayi yang dibuang berusia lima bulan.

“Visum dari dokter, jika janin tersebut berusia 5 bukan itu sesuai dengan level panjang janin yakni 22,25 cm. Untuk proses kelahiran janin itu sendiri, dilakukan dengan cara dipaksa atau aborsi. Bukan keguguran tapi cara mengeluarkan dengan cara dipaksa atau aborsi,” katanya.

Sementara, lanjut Kapolsek, jenis kelamin janin tersebut yakni perempuan. Hal tersebut diketahui setelah pihaknya meminta keterangan ahli dari pihak kedokteran yakni dokter RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo untuk memastikan kondisi janin tersebut.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar