Peristiwa

Jambret Kalung, Pelaku Nyaris Dihajar Massa

Gresik (beritajatim.com) – Meski pandemi Covid-19, pelaku penjambretan masih merajalela. Seperti yang dilakukan Eko Tri Sugianto (25), warga Desa Kokop, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Aksi pelaku terjadi di Desa Megare Kecamatan Ambengan, Sidoarjo, nyaris dimassa warga.

Saat itu, pelaku menjambret kalung emas seberat 7 gram milik Wahyuni Eri Hendrawati (30) warga Ngelom Megare, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Bersama rekannya di depan Puskesmas Bangkingan Lakarsantri, Kota Surabaya.

Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin mengatakan penangkapan pelaku tersebut bermula saat korban mengendarai motor Honda Vario bersama Kamini (43) warga Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri.

“Korban saat itu berboncengan dengan saksi (Kamini) dari arah timur menuju barat. Tepat di tempat kejadian perkara (TKP) tiba-tiba mereka didekati dua pelaku menggunakan motor. Kemudian pelaku Supriyanto yang kini jadi DPO langsung menarik kalung korban. Sewaktu terjadi tarik-menarik k9orban maupun pelaku sama sama jatuh dari kendaraan,” katanya, Senin (18/05/2020).

Setelah pelaku Supriyanto berhasil menarik kalung korban lanjut Wavek, korban dan pelaku sama-sama terjatuh. Selanjutnya, kalung emas itu diberikan kepada Eko Tri Sugianto lalu melarikan diri.

“Mereka semua terjatuh. Satu pelaku bernama Supriyanto kabur dengan mengendarai motor. Sementara Eko Tri Sugianto tertinggal melarikan diri sambil berlari,” ujarnya.

Sewaktu Eko Tri Sugianto melarikan diri korban pun mengejarnya. Beruntung, anggota Polsek Driyorejo saat berpatroli mengetahui peristiwa tersebut dan langsung menangkap pelaku karena nyaris menjadi bulan-bulanan warga. “Kami berhasil mengamankan pelaku tersebut di jalan Raya Cangkir Driyorejo,” papar Wavek Arifin.

Usai mengamankan pelaku, petugas Polsek Driyorejo melimpahkan kasus ini ke Kepolisian Sektor Lakarsantri, Kota Surabaya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar