Peristiwa

Jalur Provinsi di Wilayah Bojonegoro Rawan Pohon Tumbang

Bojonegoro (beritajatim.com) – Memasuki pergantian musim biasanya ditandai dengan cuaca yang ekstrim. Seperti salah satunya yang sering terjadi adalah angin kencang disertai hujan deras. Hal itu bisa mengakibatkan pohon tumbang maupun rumah roboh.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Nadif Ulfia mengungkapkan, seperti yang terjadi siang tadi, akibat angin kencang yang terjadi di Kecamatan Kalitidu menyebabkan satu pohon penghijauan tumbang.

Pohon jenis Imbo yang tumbang berada di jalur Provinsi menghubungkan Bojonegoro – Cepu, Dusun Dangkep, Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut macet total karena pohon melintang di jalan.

“Beruntung saat kejadian tidak ada pengguna jalan yang sedang melintas. Sehingga tidak ada korban jiwa. Pergantian musim biasanya sering terjadi angin kencang dan hujan deras. Sehingga masyarakat harus waspada saat terjadi angin,” ujarnya, Selasa (8/12/2020).

Petugas dari BPBD Bojonegoro, Pos Pemadam Kebakaran Wilayah Padangan, bersama petugas Koramil Kalitidu, Polsek Kalitidu, Satpol PP dan Masyarakat setempat kemudian melakukan pemotongan dan pembersihan pohon. Kemacetan terjadi sekitar 30 menit selama proses evakuasi pohon.

Sementara Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Bojonegoro Yudi Hendro menambahkan, beberapa jalur provinsi yang juga rawan terjadi pohon tumbang yakni sepanjang jalur dari Kecamatan Baureno hingga Tambakrejo. Namun, yang paling rawan diantaranya di Kecamatan Sumberrejo.

“Sepanjang Baureno sampai Margomulyo banyak pohon-pohon penghijauan yang rawan contoh di Sumberrejo yang dekat taman, itu perlu dilakukan pemeliharaan dengan memangkas ranting sehingga saat angin kencang tidak menggangu arus lalin,” jelasnya. [lus/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar