Peristiwa

Jalur Khusus Sepeda Angin di Kota Mojokerto Dipakai Parkir Mobil

Kendaraan roda empat tampak parkir di jalur khusus sepeda angin di Jalan Pahlawan, Kota Mojokerto. [Foto : misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Jalur khusus sepeda angin di sejumlah jalan protokol di Kota Mojokerto belum berfungsi sebagai mana mestinya. Ini lantaran masih ditemukan kendaraan roda empat yang parkir di sepanjang jalan khusus sepeda angin tersebut.

Seperti yang terlihat di Jalan Pahlawan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, sejumlah mobil tampak parkir di jalur khusus sepeda angin. Mulai dari selatan hingga utara terlihat mobil terparkir, bahkan ada satu sepeda motor yang ikut parkir di jalur khusus sepeda angin.

Sehingga saat ada pesepeda melintas di jalan tersebut harus mengalah dan membelokan setirnya keluar dari jalur khusus sepeda. Sesekali pesepeda kembali membelokkan setirnya masuk ke jalur itu.

Salah satu warga, Umiati (32) mengatakan, para pemilik mobil dan sepeda kurang kesadaran dalam memarkir kendaraannya. “Setiap hari banyak pemilik mobil yang memarkirkan kendaraannya di jalur sepeda,” ungkapnya, Kamis (22/8/2019).

Padahal, di Jalan Pahlawan yang merupakan kawasan pabrik, banyak buruh yang memanfaatkan jalur khusus sepeda angin tersebut. Umiati berharap, Pemkot Mojokerto melakukan sosialisasi terkait larangan pemilik kendaraan parkir di jalur khusus sepeda angin.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Mojokerto, Hatta Amrullah mengatakan, pihaknya akan membawa masalah tersebut ke forum lalu lintas Kota Mojokerto. “Kita akan melibatkan Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Satlantas Polres Mojokerto Kota,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Hatta, pihaknya juga akan memberikan teguran kepada pemilik kendaraan ketika memarkirkan kendaraannya di jalur khusus sepeda angin. Teguran berupa pemasangan stiker yang tidak bisa hilang atau tidak bisa dilepas oleh pemilik kendaraan.

“Dinas Perhubungan juga telah melakukan sosialisasi beberapa kali. Apabila melalui penempelan stiker stiker tidak memberikan efek jera kepada pemilik kendaraan, maka kami akan memberikan tindakan tegas ,” pungkasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar