Peristiwa

Jalur Kereta Api Ganda Nganjuk – Babadan Siap Dioperasikan

Kediri (beritajatim.com) – Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, Switch Over (SO) atau pengalihan penggunaan jalur KA yang lama ke jalur KA yang baru tahap II Nganjuk – Babadan sudah dioperasikan.

“Pada Maret 2019 kemarin telah dilaksanakan kegiatan tahap I segmen Stasiun Baron, Sukomoro dan Nganjuk kemudian dilanjutkan dioperasionalkan juga jalur ganda pada segmen tersebut, oleh Tim Direktorat Jenderal Perekeretaapian (Ditjenka) melalui Satuan Kerja (Satker) wilayah Jawa Timur, bersama Tim PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun. Setelah Switch Over (SO) tahap I berjalan sukses, dilanjutkan dengan Switch Over (SO) tahap II,” kata Ixfan dalam pres rilisnya, Kamis (25/4/2019).

Dijelaskan Ixfan, PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun melakukan rapat koordinasi dengan Tim KAI Kantor Pusat Bandung beserta Tim Satker wilayah Jawa Timur dan para pimpro PT Lembaga Elektroteknika Nasional (LEN), PT Pembangunan Perumahan (PP) di Kantor Daop 7 Madiun Jl. Kompol Sunaryo No 14 Madiun.

Adapun pembahasannya adalah persiapan pekerjaan Switch Over (SO) tahap II segmen Stasiun Nganjuk, Bagor, Wilangan, Saradan, Caruban, dan Babadan sejauh 42 kilometer yang rencananya akan dilaksanakan antara tanggal 27 atau 28 April 2019.

VP Daop 7 Madiun Wisnu Pramudyo selaku pimpinan rapat menekankan pengalaman Switch Over (SO) tahap I, untuk selanjutnya Switch Over (SO) tahap II betul-betul disiapkan dengan matang, sebelum dilakukan pekerjaannya agar terlebih dahulu melakukan Joint Inspection (JI) atau pemeriksaan bersama, mulai 22 s/d 23 April 2019.

“Pemeriksaan harus detail, penuhi dahulu kekurangan yang ada, jika pada saat dilakukan JI terdapat kekurang atau tidak bisa dipenuhi maka jadwal Switch Over (SO) akan saya pending atau batalkan sampai persiapannya betul-betul sempurna, tujuanya adalah Switch Over (SO) berjalan sesuai jadwal, perjalanan KA selamat, aman, lancar dan segera untuk di informasikan kepada warga masyarakat, bahwa sepanjang antara Nganjuk-Babadan terdapat 10 perlintasan yang dijaga, 10 perlintasan tidak dijaga yang sudah menggunakan Early Warning System (EWS), tujuh perlintasan tidak dijaga yang tidak menggunakan EWS dan dua perlintasan liar dengan total sebanyak 29 perlintasan KA,” tegas Wisnu.

Kegiatan Joint Inspection (JI) telah dilakukan selama dua hari mulai tanggal 22-23 April 2019. Pada hari pertama, PT KAI Daop 7 Madiun bersama dengan Tim PT KAI Kantor Pusat Bandung dan Tim Kontraktor serta Tim Konsultan melakukan Joint Inspection (JI) antara Stasiun Babadan – Caruban-Saradan yang dimulai pukul 13.00 s/d 18.00 WIB.

Kemudian dilanjut hari ini, Selasa (23/4/2019) dari Stasiun Nganjuk-Bagor-Wilangan-Saradan-Caruban-Babadan. Setelah Joint Inspection (JI) dilakukan, jika sudah sesuai dengan SOP maka pelaksanaan Switch Over (SO) rencanya akan dilaksanakan antara 27 atau 28 April 2019. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar