Peristiwa

Jalan Santai Pakai Kebaya, Cara Peringati Hari Ibu di Ponorogo

Ribuan ibu-ibu berkebaya mengikuti acara jalan santai. (foto: Humas Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – Hari Ibu memang baru jatuh pada tanggal 22 Desember nanti. Namun di Ponorogo diperingati hari ini, Jumat (20/12/2019). Dengan acara jalan santai yang diikuti oleh ibu-ibu yang ada di bumi reyog. Yang membedakan dengan jalan santai biasanya, pesertanya ini menggunakan pakaian kebaya.

”Selain memperingati hari Ibu, jalan santai menggunakan kebaya ini juga dalam peringatan HUT PKK,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Ponorogo Sri Wahyuni, usai acara Jumat (20/12/2019).

Ribuan peserta berpakain kebaya tersebut berkumpul di alon-alon Ponorogo. Meski harus menempuh jarak sekitar 4 kilometer, para peserta tersebut tetap semangat. Karena usai berjalan santai ada pengundian hadiah. Tak tanggung-tanggung, hadiah utamanya berupa 2 paket umrah dan 2 sepeda motor.

”Selamat kepada ibu-ibu se Indonesia, tetap semangat dan bangga menjadi seorang ibu,” katanya.

Menurut Yuni, tugas ibu tidaklah ringan. Di era sekarang, ibu dituntut untuk bisa bekerja dan mengurus rumah tangga. Mulai dari mengurus suami, anak dan mengurus rumah tangganya. Oleh karena itu, Dia berpesan jika siapa saja masih mempunyai ibu, sayangi dan hormatilah.

”Beliaulah yang melahirkan kita ke dunia , sudah semestinya kita menghormati dan menyayangi Ibu dengan sepenuh hati,” kata perempuan yang merupakan istri bupati Ipong tersebut.

Saat ini, Yuni bercerita jika aktivitasnya saat ini sangat padat. Di satu sisi dirinya harus mengemban amanah, menjadi wakil rakyat di DPR RI. Di sisi lain harus menemani sang suami dalam beberapa kegiatan di berbagai wilayah di Ponorogo.

”Ini memang berat, tapi akan saya jalani dengan ikhlas. Insya Allah akan terasa ringan,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar