Peristiwa

Jalan Rusak, Pemuda Gresik Pasang Banner ‘Tak Takut Corona Tapi Takut Kejerongop’

Gresik (beritajatim.com) – Aksi protes pemuda asal Dusun Buyuk, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik tergolong unik. Mereka sempat memasang banner bertuliskan ‘Kami Tidak Takut Corona, Kami Takut Kejerongop Disini’ membuat pengendara yang melintas terheran-heran.

Aksi protes sejumlah pemuda itu ditujukan ke Pemkab Gresik. Pasalnya, jalan rusak di daerahnya mengalami kerusakan parah hingga sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan.

Selain memasang banner, sejumlah pohon juga turut ditanam di sepanjang jalan. Kerusakan jalan itu disebabkan akibat dilalui kendaraan bertonase besar karena melakukan aktivitas pengerukan waduk.

Semula jalan yang rusak dan memprihatinkan itu merupakan jalan paving yang dijadikan penghubung warga setempat setiap hari. Baik itu kendaraan roda dua maupun empat.

Setelah diguyur hujan lebat, jalan paving menjadi licin. Kondisi jalan yang bergelombang berbalut tanah bekas pengerukan waduk mengakibatkan pengendara sepeda roda dua kerap kali terpeleset dan jatuh.

Karena tidak kunjung diperbaiki, sejumlah pemuda dusun setempat langsung tergerak. Kemarin malam (22/11) para pemuda Dusun Buyuk, Desa Bringkang beramai-ramai melakukan aksi protes dengan menanam pisang di jalan poros desa yang menghubungkan Dusun Buyuk dengan jalan raya. Disamping itu, juga dipasang banner putih dengan tulisan bernada protes.

“Ini sebagai bentuk protes kami dengan menanam pisang serta memasang banner,” ujar Eko, Senin (23/11/2020).

Menurut Eko, dengan cara ini dirinya berharap ada rasa tanggungjawab dengan cara membersihkan tanah atau menguruknya dengan sirtu. Jika tidak ada perhatian, mereka mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dengan mendatangi Balai Desa Bringkang. “Sekarang sedang diuruk sirtu, tadi saya lewat,” ungkapnya.

Menanggapi kejadian ini, Camat Menganti Sujarto mengatakan, pemerintah berencana melakukan perbaikan jalan desa itu tahun depan. Jalan desa yang bakal diperbaiki itu sepanjang 100 meter dengan lebar 4 meter.

“Untuk saat ini jalan lubang telah diuruk siang tadi. Tanaman pisang sudah kami cabut. Sementara diuruk dulu dan rencananya tahun 2021 mendatang akan kami paving,” pungkasnya.

Sementara itu, secara terpisah Wakil Ketua DPRD Gresik, Mudjid Ridwan yang berasal dari daerah pilihan (Dapil) Menganti mengaku prihatin setelah mendapat informasi tersebut.

“Saran saya jalan di Dusun Buyuk, Desa Bringkang Menganti, segera diperbaiki. Kalau dibiarkan dampaknya tidak hanya jalan rusak saja melainkan membahayakan pengendara roda dan hari ini infonya diuruk dulu sebelum diperbaiki,” pungkas politisi PDIP Gresik ini. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar