Peristiwa

Jalan Raya Porong Dibuka Satu Arah, Sidoarjo ke Malang

Sidoarjo (beritajatim.com) – Setelah tiga hari dilanda banjir, kini Jalan Raya Porong lama sudah bisa dilewati. Air yang menggenang sebelumnya sampai perut orang dewasa, kini sudah surut dan dibuka satu arah, yakni dari Surabaya arah Malang.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Fahrian Saleh Siregar mengatakan arus lalu lintas di kawasan Kelurahan Siring, Porong tepat dijalan akses utama Surabaya – Malang sudah mulai dilintasi pengendara. “Kalau dari arah Surabaya ke Malang sudah mulai surut. Sedangkan arah sebaliknya yakni arah Malang – Surabaya masih tergenang banjir,” ujar Kompol Fahrian Saleh Siregar Selasa (22/1/2109).

Diakses jalur Malang – Surabaya tepatnya di Porong masih tergenang air dengan ketinggian 20 centimeter sepanjang 250 meter. Sehingga pengendara roda dua maupun roda empat hanya bisa melintasi satu jalur.

Fahrian juga menyinggung untuk kondisi banjir di Jalan Raya Juanda. Genangan air yang ada juga mulai surut dan bisa dilintasi kendaraan yang ada. “Kondisi genangan air di Jalan Raya Juanda juga sudah mulai surut,” terang dia.

Berbeda dengan kondisi pedesaan yang ada di Sidoarjo. Salah satunya di desa Pesawahan, Kecamatan Porong, Perum Griya Mapan Sentosa desa Tambak Sawah Waru, Sidoarjo dan beberapa desa lainnya. Genangan air masih setinggi 20 centimeter. “Banjir masih menyelimuti depan Balai Desa Pesawahan dan di depan Sekolah Negeri Pesawahan,” ujar Ketua BPD Desa Pesawahan, Porong Sidoarjo, Mochammad Mundzir.

Mundzir menyebut, ketinggian air itu bervariasi. Di depan balai desa sendiri air setinggi 20 centimeter. Sedangkan di depan sekolah negeri pesawahan air setinggi 40 – 50 centimeter. Meski begitu, genangan tak menggangu aktifitas warga. “Artinya balai desa masih buka, sekolah pun juga masih masuk. Hanya saja, banyak siswa yang mencopot sepatunya menuju ke sekolah,” tandasnya. (isa/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar