Peristiwa

Jalan Protokol di Bangkalan Dijaga Satpol PP Selama 24 Jam

Bangkalan (beritajatim.com) – Jalan protokol di Kabupaten Bangkalan, dipastikan bersih dari para Pedagang Kaki Lima (PKL). Bahkan, kawasan tersebut dijaga 24 jam oleh pihak Satpol-PP.

Anang Yulianto, Sekretaris Satpol-PP setempat mengatakan, setidaknya ada enam titik yang akan diawasi oleh petugas. Di antaranya, Jalan Teuku Umar, Jalan KH Moh Kholil, Alun-alun kota, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo serta Jalan Pemuda Kaffa.

“Kita sudah jadwalkan setiap hari akan menyiagakan petugas di titik-titik tersebut. Hal itu perlu kami lakukan agar tak ada lagi PKL yang menggunakan jalan raya dan bahu jalan sebagai tempat berjualan,” terangnya, Senin (13/1/2020).

Ia juga menyayangkan para PKL yang tidak menggunakan lapak yang disediakan oleh Pemkab. Malahan, tak sedikit lapak tersebut yang disewakan kembali oleh para pedagang untuk meraup untung.

“Mayoritas pedagang sudah memiliki lapak, baik di dalam areal alun-alun maupun di Pumara di stadion gelora Bangkalan. Namun ya itu, mereka ada yang menyewakannya ke orang lain. Ada juga pedagang baru yang belum memiliki tempat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Mujiburrahman mendukung langkah Satpol-PP. Ia menyebut, para pedagang yang tidak memiliki ijin sudah seharusnya ditertibkan. “Kalau tak punya izin ya harus siap ditertibkan. Sudah risiko. Masak berjualan tanpa izin mau dibiarkan,” tandasnya. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar