Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jalan Jadi Rusak dan Berdebu, Warga Mojokerto Tuntut Aktivitas Galian Ditutup

Mojokerto (beritajatim.com) – Warga Dusun Sekantong, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Senopati Indo Perkasa. Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Kunjorowesi menuntut penutupan aktivitas tambang PT Senopati.

Warga menilai aktivitas pertambangan di PT Senopati Indo Perkasa menyebabkan kerusakan jalan serta dampak debu yang mengganggu lingkungan. Sehingga warga menuntut agar PT Senopati Indo Perkasa menutup aktivitas tambang karena dampak kerusakan terhadap lingkungan baik jalan maupun polusi udara yang ditimbulkan.

Tak berselang lama, perwakilan warga ditemui Kepala Desa (Kades) Kunjorowesi, Sudiartono. Pertemuan yang dimediasi pihak Polsek Ngoro dan Polres Mojokerto tersebut menghasilkan kesepakatan tuntutan akan diakomodir Desa Kunjorowesi dan akan disampaikan kepada pimpinan PT Senopati Indo Perkasa.

Perwakilan warga, Isrul menyampaikan, jika selama ini perwakilan warga sudah berusaha untuk melakukan mediasi dengan pihak PT Senopati Indo Perkasa terkait dengan keinginan warga namun tidak ada respon dari PT Senopati Indo Perkasa. “Kami berharap ada respon dan bisa duduk bersama terkait tuntutan warga,” ungkapnya, Sabtu (9/4/2022).

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Kunjorowesi, Sudiartono mengatakan, pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kunjorowesi akan menyampaikan tuntutan warga kepada pemilik PT Senopati Indo Perkasa. “Namun saya minta aelama proses mediasi yang akan diagendakan antara PT Senopati Indo Perkasa dengan perwakilan warga, aktivitas pekerja di PT Senopati Indo Perkasa tetap bisa berjalan,” katanya.

Ini lantarannya banyak pekerja yang masih bekerja di PT Senopati Indo Perkasa. Terkait mediasi antara warga dengan pimpinan PT Senopati Indo Perkasa dan untuk waktu pelaksanaan mediasi, lanjut Kades, akan ditentukan lebih lanjut yang akan disampaikan oleh pihak Pemdes Kunjorowesi kepada warga.

Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Warga Masyarakat Desa Kunjorowesi tak berlangsung lama. Setelah bertemu dengan pihak Pemdes Kunjorowesi, warga meninggalkan lokasi. Sekedar diketahui, aktivitas tambang PT Senopati Indo Perkasa sudah berjalan selama delapan bulan. [tin/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar