Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Jadi Tuan Rumah, Gebyar Porprov Jatim Kurang Terasa di Jember

Bupati Hendy Siswanto dan maskot porprov Jura.

Jember (beritajatim.com) – Suasana menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi VII Jawa Timur kurang terasa di Kabupaten Jember. Padahal, Jember diagendakan menjadi tuan rumah pembukaan dan pertandingan 18 cabang olahraga, 25 Juni – 3 Juli 2022.

Kurangnya atmosfer jelang porprov ini terlihat dari minimnya atribut berupa reklame maupun baliho di jalan-jalan, terutama pusat kota, yang menyosialisasikan kegiatan tersebut kepada publik. Ini berbeda dengan kegiatan seperti Jember Fashion Carnaval pada awal Agustus 2022 yang sudah mulai disosialisasikan di masyarakat.

Kurang gebyarnya atmosfer porprov ini diungkapkan Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D DPRD Jember, Senin (9/5/2022). “Kami melihat sekarang masih tahap pembenahan venue dan persiapan atlet, sehingga gebyar tuan rumah belum tampak,” katanya.

Dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember sudah direalisasikan untuk persiapan atlet. “Cuma kami belum bisa mengevaluasi. Dalam waktu dekat kami akan evaluasi,” kata Ardi.

Sementara untuk persiapan penyelenggaraan, menurut Ardi, bupati sudah menunjuk panitia lokal. Komisi D DPRD Jember sudah dua kali melakukan inspeksi, dan melihat persiapan itu belum maksimal karena perbaikan venue belum selesai.

“Kami akan mengagendakan monitoring, dan akan melakukan sidak venue 18 cabang olahraga, termasuk Stadion Jember Sport Garden yang akan jadi tempat grand opening. Kami belum tahu apa yang jadi prioritas, agar kita menjadi tuan rumah yang baik dan menjaga kesuksesannya. Kami akan panggil mereka untuk tahu metrik jadwal apa yang akan dilakukan panitia dan Dinas Pemuda dan Olahraga,” kata Ardi.

Kendati gebyar porprov belum terasa, Ardi masih percaya Jember bisa meraih trisukses, yakni sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, dan sukses ekonomi. “Kami sangat berharap porprov bisa sukses. Kami masih optimistis. Apalagi kami mendorong anggaran untuk Dispora agar ini sukses,” katanya.

“Terutama yang saat ini perlu bantuan media adalah edukasi kepada masyarakat bahwa kita akan menjadi tuan rumah porprov, sehingga menggeliatkan ekonomi baik pengusaha mikro kecil menengah dan lainnya, karena ini akan terkait dengan banyak sektor ekonomi termasuk tranportasi dan perhotelan. Kita akan kedatangan kurang lebih lima ribu tamu. Itu di luar ofisial,” kata politisi Gerindra ini.

Bupati Hendy Siswanto juga mengakui gebyar porprov belum terasa. “Memang gaungnya belum kami blow up betul. Tapi pelatihan para atlet tetap berjalan. Perbaikan venue 18 cabor tetap berjalan. Gerakan belum kami blow up karena belum ada surat. Surat gubernur untuk KONI Jatim baru datang. Semua akan dihandle KONI. Kami hanya menyiapkan tempat opening ceremonial dan venue lokasi kompetisi,” katanya.

Para kontingen dari 38 kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur mencari tempat penginapan dan transportasi sendiri. “Mungkin kami akan siapkan informasi kalau mereka butuh sesuatu,” kata Hendy. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar