Peristiwa

Jadi Tersangka Eksploitasi Alam, Kades Lebak Jabung Non Aktif Ditahan

Kades Lebak Jabung non aktif, Arif Rahman saat digiring ke mobil untuk dibawa ke tahanan Mapolres Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto melakukan penahanan terhadap Kepala Desa (Kades) Lebak Jabung non aktif, Arif Rahman. Penahanan dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan kali kedua sebagai tersangka kasus eksploitasi alam.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Mojokerto, Agus Hariono mengatakan, Kades Lebak Jabung ditetapkan sebagai tersangka sejak tanggal 28 Mei 2020 terkait kasus eksploitasi alam. “Yakni normalisasi Tanah Kas Desa, ini tadi merupakan pemanggilan kedua. Yang pertama, tidak datang,” ungkapnya.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Mojokerto, Agus Hariono. [Foto: misti/bj.com]
Pasca menjalani pemeriksaan hampir lima jam di ruang Pidsus lantai II Kejari Kabupaten Mojokerto, Kades Lebak Jabung non aktif, Arif Rahman dilakukan penahanan. Yang bersangkutan dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi ancaman enam tahun penjara.

“TKD Lebak Jabung diambil materialnya tapi prosesnya tidak masuk kas desa. Pada waktu itu, tanah itu dinomalisasi senilai Rp2 milyar kemudian dilakukan penyelidikan, nilai kerugian Rp400 juta. Jadi hasil penjualan tanah sedikit digunakan untuk masyarakat dan membangun fasilitas umum,” jelasnya.

Masih kata Agus, masing-masing warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Lebak Jabung mendapatkan uang senilai Rp500 ribu. Sebagian digunakan untuk fasilitas umum, sementara uang yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Kades non aktif sebesar Rp400 juta.

“Uang tersebut masuk ke pribadi Kades. Normalisasi tersebut terjadi selama tiga tahun, tahun 2014-2017. Seharusnya, hasil penjualan masuk kas desa. Perorangan, artinya sebatas pengakuan dalam penyidik dijual perorangan, digali perorangan dari warga luar. Mereka yang ditunjuk melakukan pengalian,” ujarnya.

Agus menambahkan, mereka yang ditunjuk untuk melakukan pengalian masih berstatus sebagai sanksi. Sementara Kades Lebak Jabung non aktif, Arif Rahman dilakukan penahanan di Polres Mojokerto untuk 20 hari kedepan. [tin/but]






Apa Reaksi Anda?

Komentar