Peristiwa

Jadi Ancaman Banjir, Enceng Gondok di Sungai Watudakon Mojokerto Dibersihkan

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk mengantisipasi bencana banjir akibat meluapnya Sungai Watudakon di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dilakukan pembersihan dari tanaman enceng gondok. Perum Jasa Tirta menerjunkan alat berat ke lokasi.

Selama satu minggu, alat berat diterjunkan di lokasi untuk membersihkan tanaman enceng gondok yang memenuhi permukaan sungai. Kondisi itu dikhawatirkan akan memicu bencana banjir saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur. Pasalnya, tanaman enceng gondok yang menyumbat sungai membuat air tidak bisa mengalir dan dipastikan meluber di sekitar sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, pembersihan tanaman enceng gondok di Sungai Watudakon sejak pekan lalu. “Selama kurang lebih 1 minggu dengan bantuan alat berat dari PJT,” ungkapnya, Selasa (21/1/2020).

Masih kata Zaini, pembersihan enceng gondok dikerjakan secara sinergis dgn peran aktif bersama pihak Camat Sooko dan Danramil Sooko. Selama satu minggu, pembersihan tanaman enceng gondok diperkirakan akan selesai dibersihkan hari ini. Diharapkan, banjir tidak lagi terjadi di kawasan ini karena tanaman enceng gondok.

“Perkembangan saat ini, pengerjaan tersisa kurang lebih 5 persen dan akan dituntaskan hari ini,” tegasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar