Peristiwa

Intensitas Hujan Deras Akibatkan Banjir di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Intensitas hujan deras yang melanda wilayah Palengaan dan sekitarnya, mengakibatkan banjir di beberapa desa/kelurahan di kabupaten Pamekasan, Minggu (10/1/2021) malam.

Desa/kelurahan terdampak banjir akibat hujan deras di wilayah Palengaan dan sekitarnya, meliputi tiga desa dan tiga kelurahan. Masing-masing Desa Kodik, Palengaan Dheje, Teja Temor, serta Kelurahan Barurambat Kota, Jungcancang dan Patemon.

“Untuk titik banjir akibat intensitas hujan tersebar di beberapa desa/kelurahan di Pamekasan, di antaranya di Desa Kodik, Palengaan Dheje dan Teja Temor, serta Kelurahan Barurambat Kota, Jungcancang dan Patemon,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akmalul Firdaus, Senin (11/1/2021).

Dari titik tersebut, kecamatan Pamekasan (Kota) menjadi titik terdampak dan terbanyak luapan air sungai kiriman dari wilayah pantura. “Untuk banjir di wilayah kota (Pamekasan), meliputi Desa Teja Temor, Kelurahan Barkot, Jungcancang dan Petemon,” ungkapnya.

“Titik terparah luapan banjir terdapat di Jl Ghazali dan Sinhaji, Kelurahan Juncancang, termasuk sebagian di kelurahan Patemon. Sementara dampak terparah akibat banjir kali ini di wilayah Palengaan Dhaje,” ungkapnya.

Labih lanjut dijelaskan, banjir kali ini relatif lebih kecil dibandingkan banjir sebelumnya yang mengepung hampir di seluruh kelurahan di kecamatan Pamekasan (Kota). “Untuk wilayah perkotaan air sungai mulai meluap sekitar pukul 21:00 WIB, serta mulai surut sekitar pukul 1:00 WIB dini hari,” jelasnya.

“Alhamdulillah untuk banjir kali ini tidak ada korban jiwa, sekalipun terdapat beberapa kerugian materil yang dialami keluarga terdampak banjir. Dari itu, selalu waspada terhadap berbagai bencana alam selama musim penghujan, selain banjir juga ada longsor, angin kencang dan jenis bencana alam lainnya,” pungkasnya. [pin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar