Peristiwa

Inilah Kelompok Penyerangan PSHT di Tuban, Belasan Pemuda Diamankan

Belasan pemuda yang diduga merupakan kelompok Rembul yang diamankan di Polres Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa penyerangan kegiatan tes Ayam Jago warga PSHT yang berada di Balai Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Dalam kasus penyerangan itu, pihak Polres Tuban mengamankan sebanyak 16 pemuda yang diduga ikut mengetahui dan juga ikut dalam penyerangan acara PSHT tersebut. Kini sebanyak belasan pemuda masih menjalani pemeriksaan di Polres Tuban untuk mengungkap siapa saja pelakunnya, Senin (26/8/2019).

Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan gerak cepat untuk mengamankan sejumlah pemuda yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan PSHT di wilayah Parengan tersebut. Para pelaku penyerangan itu merupakan kelompok massa dari Rembul (Kere Grumbul).

“Kejadian kemarin itu merupakan perbuatan dari kelompok yang tidak bertanggung jawab terhadap temen-temen PSHT, yang dilakukan oleh komunitas Rembul atau Kere Grumbul yang belakangnya ada tulisan namanya Pagar Nusa Bojonegoro,” terang AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban.

Dari 16 orang pemuda yang diamankan oleh pihak Polres Tuban itu dikatakan sebagian besar beras berasal dari wilayah Bojonegoro. Mereka dilakulan pemeriksaan secara teliti untuk memastikan siapa-siapa yang terlibat penyerangan acara PSHT dan menggeroyok satu anggota PSHT yang mengakibatkan korban luka-luka itu.

“Sampai sekarang Sat Reskrim masih melakukan pendalaman, masih mencari tau keterlibatannya siapa dan yang melakukan (penyeranga) siapa. Tadi sudah muncul nama, dan nama itu yang akan didalami keterlibatannya,” tambahnya.

Sampai saat ini petugas kepolisian belum bisa menetapkan tersangka terhadap sebanyak 16 pemuda yang berhasil diamankan dalam aksi penyerangan PSHT Tuban itu. Selain itu, petugas kepolisian sendiri masih mengumpulkan keterangan dari pemuda yang diamankan tersebut.

“Kita akan melakukan tindakan tegas terhadap mereka (para pelaku). Yang salah harus kita katakan salah dan akan kita proses sesuai dengan hukum yang ada,” tegas AKBP Nanang Haryono.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan orang dari kelompok pemuda melakukan penyerangan terhadap kegiatan PSHT yang berada di balai Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban. Dalam kejadian itu sejumlah orang mengalami luka-luka termasuk satu anggota PSHT mengalami luka bacok.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar