Peristiwa

Inilah Anjuran Wagub Jatim kepada Sekolah Soal Bangunan Ambruk

Jember (beritajatim.com) – Setelah bangunan sekolah di Pasuruan ambruk, giliran bangunan sekolah di Kabupaten Jember, Jawa Timur ambruk, Sabtu (14/12/2019).

Atap galvalum bangunan ruang kelas 5 SD Negeri Keting 2 di Kecamatan Jombang, ambruk, sekitar pukul 07.15 WIB, Sabtu (14/12/2019). Padahal ruang kelas itu baru saja direnovasi total. Ambruknya atap ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengatakan, menurut data kepolisian, ambruknya bangunan sekolah di Pasuruan dikarenakan pengerjaan rehab yang kurang baik. Namun secara umum faktor penyebab ambruknya sejumlah sekolah sendiri tidak sama.

“Bagus sekali kalau misalnya semua sekolah mulai gerakan memfoto (bangunan masing-masing), karena di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) ada menu foto tapi tidak semua terisi,” kata Emil, usai acara kuliah umum di Universitas Jember di Kabupaten Jember, Sabtu (14/12/2019).

Menurut Emil, dengan terisinya data foto itu, pemerintah bisa melakukan perencanaan berdasarkan prioritas. “Keamanan siswa harus jadi nomor satu. Kita juga harus investasi itu. Bayangkan ruang kelas yang gak aman, bagaimana caranya (untuk memperbaiki),” katanya.

Emil percaya Menteri Pendidikan Nadiem Makarim bisa menyortir data sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan rehabilitas infrastuktur dengan menggunakan teknologi informasi. “Itu bisa segera dilakukan, kalau untuk selevel beliau melakukan analisis tadi, (terhadap) foto (yang) sedemikian banyak bisa dilakukan analisis mana ruang kelas yang urgen untuk mendapatkan penanganan,” katanya.

Penanganan infrastruktur sekolah ini membutuhkan gotong royong pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten maupun kota. “Pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah punya pekerjaan rumah yang tidak kalah besar, yakni SMA. SPP SMA negeri kita gratiskan. Plus MA mulai tahun ajaran depan,” kata Emil.

“Untuk yang (pembangunan) fisik ini kita harus mencari terobosan, solusi, dari Kemendikbud dan juga masing-masing kabupaten-kota. Kita prioritaskan mana yang paling urgen. Mungkin tidak regab full, tapi jangan sampai ada yang ambruk. Melakukan pendataan bukan hal mudah, perlu strategis khusus,” kata Emil. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar