Peristiwa

Ini Pesan Terakhir Almarhum RKH Fuad Amin ke Ra Ibong

Wawancara dengan Ra Amin atau Ra Ibong di Masjid Syaichona Kholil Usai prosesi pemakaman Ra Fuad, Selasa (17/9/2019).

Bangkalan (beritajatim.com) – Inalilahiwainalilahirojiun. Raden KH Fuad Amin Imron mantan Bupati Bangkalan telah dimakamkan di pemakaman keluarga bersandingan dengan Syaichona Kholil di Desa Matajasah, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan.

Pantauan di lokasi, ribuan warga, ulama, kiai dari beberapa daerah dan tokoh masyarakat (Tomas) hadir untuk mengantarkan Ra Fuad ke tempat peristirahatan terakhirnya. “Kita sudah ditingalkan sosok Guru, Kakak dan Kiai,” kata R Amin Imron, adik kandung almarhum RKH Fuad Amin Imron, Selasa (17/9/2019).

Sementara itu, mewakili keluarga R Amin mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang ikut mengantarkan jenazah RKH Fuad Amin. “Ada ajaran dari Ra Fuad yang selalu saya ingat, yakni berbagilah kepada siapapun dan kalau menolong jangan meminta pamrih serta jangan memilih untuk membantu satu sama yang lainnya,” kata anggota DPR-RI yang akrab disapa Ra Ibong.

Ketika ditanya adakah pesan terakhir Ra Fuad terhadap R Amin atau Ra Ibong politisi Garindra ini mengatakan. “Saya diminta jangan sampai menikah lagi kemudian saat berbincang berdua selalu mengingatkan saya bagaimana cara melangkah ke depan agar lebih baik,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, RKH Fuad Amin lahir Tahun 1948 dan tutup usia di tahun ke 71. Karier politik Ra Fuad diawali dengan menjadi Anggota DPR-RI, kemudian menjabat Bupati Bangkalan 2003_2012 dan terakhir menjabat ketua DPRD Bangkalan.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar