Peristiwa

Ini Penyakit Pemudik yang Diwaspadai Dinkes Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah penyakit yang dialami pemudik diwaspadai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto. Seperti keracunan makanan, diare, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, diabetes dan penyakit menular.

Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto, Didik Khusnul Yakin mengatakan, ada beberapa penyakit yang dialami pemudik. “Seperti keracunan makanan, diare dan ispa. Selama mudik, waspada penyakit kambuh seperti hipertensi, diabet dan penyakit menular lainnya,” ungkapnya, Selasa (28/5/2019).

Sehingga, lanjut Didik, di setiap posko gabungan bersama pihak kepolisian dipastikan ada pengecek tekanan darah. Sementara di Posko Jembatan Timbang Trowulan ada tukang pijat. Semua penyakit apapun jika butuh rujukan, pihaknya akan melakukan rujukan karena ada 10 Rumah Sakit (RS) yang siap.

“Jadi di posko tempat istirahat, jika memang penyakit kambuh dan perlu dirujuk akan kita rujuk. Ada sekitar 270 tenaga kesehatan yang kita siapkan, ada dokter, bidan, perawat dan tenaga analis di Laboratorium jika dibutuhkan sewaktu-waktu,” katanya.

Masih kata Didik, di 16 puskesmas dari 27 puskesmas yang ada akan siagkan selama 24 jam. Sebanyak 16 puskesmas tersebut merupakan puskesmas rawat inap yang ada di jalur mudik. Sementara di posko gabungan disiagakan tiga tenaga kesehatan dengan tiga shift.

“Di posko, ada 3 tenaga kesehatan dengan 3 shift. Pagi, siang dan malam. Kita berikan layanan terbaik ke masyarakat agar pemudik bisa mudik dengan nyaman, butuh istirahat akan dicek kesehatannya. Mereka akan siaga mulai H-7 sampai H+7 atau tanggal 29 Mei sampai 13 Juni,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar