Peristiwa

Ini Kronologi Pembunuhan Mahasiswi Akper Sidoarjo Hingga Penangkapan Pelaku

Sidoarjo (beritajatim.com) – Dalam menjalankan aksinya, perempuan berinisial M mengaku spontan melakukan pembunuhan terhadap Lina Indiani Losepta (18) mahasiswi Akper Kerta Cendekia Sidoarjo, asal Maluku Utara akibat dendam dan kesal dengan ejekan ortu korban.

“Dia mencekik korban (Lina Losepta) hinga meninggal, kemudian panik dan membuang di komplek pergudangan jalan Lingkar Timur,” kata Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Zain Dwi Nugroho, Rabu (1/1/2020).

Dijelasakan Kombes Zain secara kronologis sesuai keterangan pelaku pada Sabtu (28/12/2019), pelaku dan korban pergi ke Bangil untuk ambil laptop milik korban (Lina). Tetapi sampai Bangil tidak jadi mengambil laptop, hanya berkeliling kota saja. Kemudian balik ke Sidoarjo. Menuju ke Kahuripan Nirwana, dan di sinilah peristiwa pembunuhan terjadi.

Saat korban minta diantarkan pulang ke kos, pelaku tidak mau dan malah melakukan pencekikan leher korban hingga meninggal. Mengetahui temannya Lina tak bernyawa lagi. Perempuan M panik dan membuang jasad Lina ke semak-semak kawasan pergudangan di Lingkar Timur Sidoarjo.

“Sebelum membuang mayat temannya, pelaku melucuti pakaian yg dikenakan korban dan membuang ponsel milik korban,” ungkapnya.

Masih lanjut Zain, rencana Senin (6/1/2020), akan di lakukan reka ulang atau rekonstruksi untuk mempercepat penanganan kasusnya. “Senin depan akan dilakukan reka ulang,” janji dia.

Seperti diketahui Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap mahasiswi Akper Kerta Cendikia Sidoarjo yang ditemukan tewas telanjang dan tubuhnya ditutup rerumputan di area Safe n Lock Jalan Raya Lingkar Timur Desa Rangkah Kidul Kecamatan Sidoarjo, Selasa (31/22/2019).

Identitas korban adalah Lina Indiani Losepta (18) mahasiswi Akper Kerta Cendekia Sidoarjo asal Maluku Utara. Diduga yang menghabisi nyawa korban adalah M teman korban sendiri yang masih satu kos dan juga berasal dari Propinsi Maluku Utara.

Melalui keterangan dari saksi yang juga pemilik kos korban (Lina), bahwa pada Sabtu (28/22/2019) siang Lina dijemput temannya bernama M dengan mengendarai mobil. Sejak itu keterangan dari pemilik kos Lina dan temannya tersebut tidak kembali lagi.

Kemudian, esok harinya pada 29 Desember 2019, keluarga Lina melapor ke Polresta Sidoarjo terkait hilangnya yang bersangkutan. Setelah itu pada 31 Desember 2019 Polresta Sidoarjo menerima laporan terkait penemuan mayat di kawasan pergudangan Lingkar Timur Sidoarjo.

Dari informasi yang sudah diperoleh, tim Satreskrim Polresta Sidoarjo bergerak cepat memburu saudari M yang juga teman kuliah korban. Dan berhasil diamankan di Desa Sepande Kecamatan Candi.(isa/ted )





Apa Reaksi Anda?

Komentar