Peristiwa

Ini Jalur dan Kawasan Tertib Physical Distancing Polres Mojokerto

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto penerapan physical Distancing (jaga jarak secara fisik) di wilayah hukumnya untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Setidaknya ada tiga lokasi yang diberlakukan sebagai kawasan tertib physical distancing di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Tiga lokasi ini adalah jalur di jalan protokol yaitu Jalan Gajah Mada Mojosari, mulai perempatan Pekukuhan sampai dengan batas Jalan Erlangga dan kawasan perumahan Puri Mojopahit yang terletak di Jalan Jayanegara Kecamatan Puri dan kawasan Perumahan Mutiara Garden Kecamatan Mojoanyar.

Penerapan kawasan tertib physical distancing di tiga lokasi tersebut dimulai, Jumat (27/3/2020) malam hingga sampai dengan batas waktu yang belum bisa di tentukan. Penerapan tertib physical distancing akan diberlakukan dengan melihat situasi dan kondisi perkembangan penyebaran covid-19 dan instruksi dari pemerintah.

Di tiga kawasan tertib physical distancing di wilayah hukum Polres Mojokerto ini, akan dilakukan pembatasan orang luar wilayah kawasan yang akan masuk ke dalam lingkungan perumahan maupun jalur yang telah ditentukan. Langkah ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran covid-19.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung meninjau langsung terkait kesiapan wilayah maupun personil dan warga yang berada dalam jalur maupun kawasan perumahan tertib physical distancing. Yakni kawasan perumahan Puri Mojopahit yang terletak di Jalan Jayanegara Kecamatan Puri.

“Pemberlakuan jalur dan kawasan tertib physical distancing di wilayah hukum Polres Mojokerto mulai kita lakukan uji coba malam tadi. Kawasan tertib physical distancing diberlakukan mulai pukul 19.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB pada setiap harinya,” ungkapnya, Sabtu (28/3/2020).

Masih kata Kapolres, diawali di perumahan Puri Mojopahit Kecamatan Puri, Perumahan Mutiara Garden dan Jalan Gajah Mada Kecamatan Mojosari. Terkait penerapan kawasan tertib physical distancing, pihaknya bekerja sama dengan pengelola pihak perumahan, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

Tujuannya agar memberdayakan seluruh warga untuk menaati anjuran dari pemerintah. Tak hanya itu, Polres Mojokerto juga memasang portal yang membatasi orang luar memasuki jalur maupun kawasan perumahan ini. Jika memasuki perumahan, akan ada sejumlah petugas yang akan memeriksa, termasuk penutupan jalur di Jalan Gajah Mada.

“Kami pasang portal di sini untuk orang luar yang akan masuk akan diperiksa aparat setempat. Personil dari polsek, koramil dan security akan membantu aparat setempat. Mulai tadi malam, ada 3 wilayah yang akan kita lakukan penutupan dan pengetatan. Penerapan physical distancing ini bisa juga akan diterapkan di tempat lainnya,” tuturnya.

Penerapan kawasan tertib physical distancing akan ditiadakan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi serta kebijakan pemerintah. Kapolres berharap dengan diterapkannya jalur dan kawasan physical distancing, bisa mencegah penularan virus Corona atau Covid-19 khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto.

“Semoga apa yang kita upayakan berhasil maksimal untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Mojokerto,” pungkasnya.

Di tiga kawasan tertib physical distancing tersebut, Polres Mojokerto akan menyiagakan personil TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mojokerto. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar