Peristiwa

Ini Hasil Investigasi Tim Labfor di Pasar Lawang yang Terbakar

Malang (beritajatim.com) – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya Jatim, selama satu jam melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pasar Lawang, Jumat (19/4/2019). Dalam penyelidikan hari ini, Tim Labfor membawa abu sisa kebakaran dan beberapa peralatan listrik ke Polda Jatim untuk diteliti.

“Kami sudah melakukan investigasi secara menyeluruh dan komprehensif. Jika dilihat dari tingkat kerusakan sudah bisa ditentukan lokasi api pertama kali muncul kebakaran dari lapak penjahit yang ada di lantai satu,” ungkap Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Koesnaedi, Kepala Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya Jatim, saat ditemui awak media di depan kantor UPPD Lawang, Jumat (19/4/2019) siang.

Menurut Koesnaedi, abu dan peralatan listrik yang berupa kompor listrik, trafo lampu penerangan, setrika listrik ini nantinya akan diuji Labolatorium untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Untuk hasilnya, kami menunggu dari penyidik setelah saya terima penyelidikannya lengkap. Sedangkan untuk penyebabnya belum bisa, dikarenakan dari barang tersebut, nanti kita periksa lagi,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang Pantjaningsih Sri Redjeki mengatakan, pasar Lawang ini ada dua lantai yang dihuni setidaknya 1.300 pedagang, yang di bangun pada 1993 oleh PT Angin Bakti Perkasa. Kemudian pada 2016, pembangunan pasar diserahkan ke Pemkab Malang. “Total pedagang pasar Lawang ini ada 1.300 pedagang, itu di luar PKL,” tuturnya. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar