Peristiwa

Ini Dia Pimpinan DPRD Kota Probolinggo Definitif

Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin (Kanan), bersama Fernanda Zulkarnain, anggota F-Golkar DPRD Kota Probolinggo (Kiri). Foto Istimewa.

Probolinggo (beritajatim.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo, dalam waktu dekat akan membentuk pimpinan definitif. Kepastian ini didapat, setelah turun surat rekomendasi dari tiga partai suara terbanyak, terkait siapa yang ditunjuk mewakili fraksinya sebagai ketua dan wakil ketua DPRD setempat. Untuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Mujib, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Haris Nasution, dan Golkar, Fernanda Zulkarnain.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Probolinggo, Audi Firmana, kepada beritajatim.com menyatakan, rekomendasi partai besutan Soeharto, ini jatuh kepada Fernanda Zulkarnain. “Usai kita kita proses secara internal, rekomendasi itu akan kita kirim ke DPRD. Ya Mas Nanda yang direkom sebagai fakil fraksi untuk jabatan wakil ketua DPRD,” katanya.

Di dalam Golkar sendiri sebelumnya menguat dua nama yang satu diantaranya ditafsir mendapat rekom partai. Yakni Mukhlas Kurniawan, sekretaris DPD Partai Golkar Probolinggo, dan Fernanda Zulkarnain. Namun belakangan Mukhlas, memilih mundur dari kompetisi initernal ini.

Sementara itu, PKB sebagai pengumpul suara terbanyak pada Pemilu 17 April lalu, masih tetap mengutus Sekretaris DPC PKB Kota Probolinggo, Abdul Mujib sebagai Ketua DPRD. Politisi muda ini sebelumnya duduk sebagai ketua sementara DPRD bersama Haris Nasution dari PDIP. “SK dari kedua parpol (Golkar dan PDI Perjuangan, red) itu sudah keluar. Segera kita gelar rapat paripurna pembentukan pimpinan dewan secara definitif,” ujar Mujib.

Terpisah, Haris Nasution, menyatakan, SK penetapan dari DPP PDIP telah diterima pengurus DPC PDIP beberapa waktu lalu, bahkan sudah disampaikan ke sekretariat DPRD. “SK dari DPP tentang pimpinan dewan sudah kami terima. Bahkan sudah kami serahkan pada sekwan tadi pagi,” terang politisi senior Pro Megawati (Pro Meg) itu.

Untuk diketahui, sebelumnya Pimpinan DPRD Kota Probolinggo sementara, sudah melalui tahapan menyelesaikan tiga tugas pokoknya, yakni membentuk fraksi-fraksi, merancang dan membahas Tata Tertib (Tartib) DPRD tahun 2019-2024, serta mengumumkan calon pimpinan definitif DPRD Kota Probolinggo.

“Sebelum pimpinan definitif DPRD ini terbentuk, kami berharap kepada seluruh anggota dewan yang dipimpin oleh ketua sementara dan wakil ketua sementara, bisa berjalan dengan baik. Sehingga proses ketiga tugas itu bisa berjalan sesuai dengan tartib dan waktu yang ditentukan,” ujar Ketua Pimpinan DPRD Kota Probolinggo Sementara, Abdul Mujib, beberapa waktu lalu.

Setelah pimpinan DPRD definitif ditentukan, kemudian tugas jangka pedek pimpinan DPRD yang harus diselesaikan adalah pembentukan alat kelengkapan mulai dari Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Legislasi Daerah, Badan Kehormatan dan pembentukan komisi-komisi. Biasanya dibutuhkan waktu satu bulan untuk pembentukan alat kelengkapan dewan dimaksud. (eko/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar